TANPA TERDENGAR (Distance Between People)

TANPA TERDENGAR (Distance Between People)

  • WpView
    Leituras 3
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Capítulos 4
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização sex, dez 1, 2023
Haii👋👋 Ini cerita ku yg mungkin akan aku update setiap hari🙌 Selamat membaca ____________________________________________ . . . . . Aina, gadis pemilih senyum manis yang mampu membuat semua orang juga ikut tersenyum, tetapi dibalik senyum itu terdapat luka yang hanya dia dan Tuhan yang tau. Perjalanan singkat keluarga, percintaan, persahabatan, dan pertemanan selalu di uji. Aina dengan segala harapan, Aina dengan segala mimpi. Mampukah Aina melewati masa putih abu-abu sesuai harapannya? "kalau engga ada yang mendengarkan cerita mu, ceritakan saja lewat tulisan. Maka dia akan abadi di dalam hidup mu" -someone-
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • TIME will TELL {On Going}
  • Ria Or Aqeela
  • Thank You For Everything [BoelxYaya]
  • ALEYA~~
  • GUS ALAN MILIK BULAN
  • Alur Kehidupan [REVISI]
  • LOVE AND FRIENDSHIP ( R & J : 1 )

"Selamat Tinggal." Itulah ucapan terakhir yang ia dengar sebelum sebuah benda pipih dan tajam menikam jantungnya. Mata berwarna jingga layaknya api yang berkobar itu menatap kearah sang pelaku yang menatapnya dengan tatapan kosong. "Sialan kau...seandainya saja...kau tidak pernah dilahirkan dan fakta bahwa kau adalah adikku..." "Kiamat ini tidak akan pernah terjadi." Pedang yang ada di tubuhnya ditarik keluar membuatnya tersungkur di lumpur yang sudah digenangi oleh darahnya sendiri. Melihat bahwa lawannya sudah lumpuh si 'adik' itu pun pergi meninggalkan si 'kakak' menghembuskan napasnya untuk terakhir kalinya. ■□■□■□■□ Mata jingga itu terbuka lagi, kini di depannya ada sebuah jam besar yang jarum jamnya tidak berdetak sama sekali. "Apa yang akan kau pilih, nak? Menyerah dan mati disini atau mengulang kembali waktu yang telah kau sia-siakan?" "Kembalikan aku agar aku bisa menebus kesalahanku yang dulu." "Senang mendengarnya~" □■□■□■□■ Apakah anak itu bisa melakukan perjalanannya? Rintangan apa yang akan ia lalui selama melakukannya? Hanya waktu yang akan menjelaskannya nanti. ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||| Karakter di cerita ini milik @Monsta. Dan video+gambar yang aku cantum bukan milikku. Aku hanya meminjamnya. Maaf jika ada kesalahan kata atau kekurangan. Silahkan berikan kritik dan saran untuk membantu meningkatkan kualitas novel ini. ♡Selamat Membaca♡

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo