Glasses Man

Glasses Man

  • WpView
    LECTURAS 672
  • WpVote
    Votos 118
  • WpPart
    Partes 18
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, sep 26, 2024
WpInfo
Ficción
Romance
Tentang aku, kamu, dan waktu. __________________________________ "Mas Farlan? Makasih, ya!" "Buat?" "Enggak tau juga, makasih aja." "Iya, sama-sama cantikku." __________________________________ Dia datang layaknya sang mentari yang menghangatkan sang semesta dengan sinarnya. Kehangatannya yang menyergap secara tiba-tiba dan tak terduga, membuatku selalu ingin berada di dekatnya. Pria pemilik senyuman semanis coklat itu, berhasil membuatku terpikat. Tatapan tajam yang bersembunyi di balik kacamata miliknya, seolah menghanyutkanku dalam diam. Suaranya yang teduh dan dalam, selalu berhasil membuatku tenggelam. Dia, pria unik yang menarik.
Todos los derechos reservados
#6
glasses
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • YOU [KOOKV/KOOKTAE][END]
  • Fai
  • Hurts So Good (Fast Update)
  • Cause What If I Never Love Again ?
  • Eat, Bread and Love (TAMAT)
  • [COMPLETED] 7 Days
  • Be Yours
  • CINTA SELEBGRAM DAN TUAN CEO (SELESAI)
  • My Sweet Lσ‎‎ve
  • Hurt Love

[Selesai] Hari itu semenjak aku datang ke sana, setiap malam aku selalu bermimpi tentang seorang pria. Tampan dan gagah. Aku suka senyumnya. Dia selalu datang ke mimpi ku dan mengucapkan kata-kata romantis ke pada diriku. Kupikir aku sudah gila, karena aku sungguhan jatuh cinta pada pria itu. Orang-orang bilang dia tak nyata! Tapi aku tak peduli. Dia memang tak nyata, tapi perasaannya nyata! Semenjak hari itu aku dikira orang gila. Aku juga sempat berfikir bahwa aku sendiri gila. Aku tak peduli! Hanya ada satu orang yang menganggapku tak gila, dia adalah ibuku. Selalu aku ceritakan mimpiku padanya. Dan dia hanya tersenyum pahit. Selalu seperti itu. Sampai pada suatu hari bibiku datang menceritakan sebuah cerita padaku. Dan semenjak hari itu aku hanya menangis. Dan kurasa semenjak hari itu aku gila sungguhan. WARNING: Gay/homo/bxb/lgbt Kookv/kooktae Rate T

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido