LIANA "[Ayah Putrimu Lelah]"

LIANA "[Ayah Putrimu Lelah]"

  • WpView
    Reads 35
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 5, 2024
WpInfo
Non-Fiction
Sebuah kisah tentang keluarga.rumah, yang bukan rumah, hanya sekedar bangunan beratap tempat untuk berteduh di kala hujan turun. Tanpa kehangatan keluarga,tanpa rasa sayang,mati rasa,hampa,bisu.bukan menjadi penyembuh, melainkan hanya menambah luka didalam hidup anak itu. ..... Ketika keluarga orang lain memiliki keluarga yang harmonis dan penuh kasih sayang keluarga, tapi berbeda dengan Liana yang tak pernah mendapatkan cinta dari keluarga kasih sayang ayah dan bunda nya. ..... Rumah mana yang harus ia rindukan': sedangkan,selama ini ia rasakan tak ada rumah yang menantinya pulang *** Ayah putrimu lelah':Liana Ada tapi tak di anggap':Liana Ini salah ayah nak':miles Bunda bukan ibu terbaik untuk mu':Linda
All Rights Reserved
#3
putriku
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PRIHAL RUMAH DAN SEISINYA | ENHYPEN
  • LUKA LIANA [Completed]
  • Pelangi yang Telah Lama Hilang
  • Raina Maramitha
  • About Naskala [on going]
  • For My Beloved Daughter [END/COMPLETE]✔
  • SAMUDRA BERCERITA || END
  • I Will Change My Fate | By: soraya || Rora & Jungwon
  • SHADOW ( Selesai)

SPIN-OFF [HOME] "setelah bunda tiada, saya udah ga nganggap kalian sebagai saudara" - ini cerita Mahesa Jaceson Adhiwangsa, dan ketujuh adiknya yang seolah HARUS dipaksa mengerti mengenai suluk buluk getirnya kehidupan setelah kepergian bunda. kehidupan mereka perlahan-lahan mulai berubah, semesta seolah merenggut kebahagian yang mereka punya, rumah yang selama ini mereka huni itu seolah mulai roboh dan melukai penghuninya... dan dengan itu, mahesa selalu merenenggui sesuatu, dirinya selalu diliputi kesalahan ia merasa lalai, lalai karna dirinya merasa bunda akan selalu menyertai mereka dan terlambat menyadari jika bunda tidak akan hidup selamanya, mahesa terlalu fokus pada dirinya, fokus pada kesenangan semata sehingga abai dengan usia bunda. - "jika waktu dapat diulang, hesa cuma mau satu bun, hesa cuma mau belajar gimana rasanya hidup tanpa bunda." [ON GOING]

More details
WpActionLinkContent Guidelines