Gundik Di Rumahku

Gundik Di Rumahku

  • WpView
    Reads 30,547
  • WpVote
    Votes 336
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 31, 2024
"Huek... huek...." Adelia berjalan mendekati gundik yang sedang berpegangan pada wastafel toilet khusus perempuan. Ia menatap pantulan wajahnya pada cermin, lalu melirik bayangan wanita yang berada di sampingnya. "Dalam suatu hubungan laki-laki dan perempuan yang belum menikah, yang selalu dirugikan adalah perempuan kalau ...." Adelia sengaja menjeda ucapannya. "Hubungan laki-laki dan perempuan itu sudah terlalu jauh sampai si perempuan ha ... mil." Adelia menoleh ke samping lantas tersenyum menatap gundik suaminya itu. "Tapi aku gak pacaran, mana mungkin aku bisa hamil," elaknya. "Loh? Memangnya siapa yang bilang kamu hamil?" tanya Adelia sambil terkekeh.
All Rights Reserved
#668
cerdas
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Pregnant with Rebel Prince
  • syanin
  • Ujung Semenanjung
  • VAREN: Imperfect Husband
  • Dear Husband [TAMAT]
  • ZERGAN
  • Bukan Istri Bayaran(End)
  • Dont Ever Let Me Go | 21+ #Completed
  • Gairah... Istri Pertama
  • Perfect Love (Angkasa Kehidupan_Completed✔)

Siapa yang menyangka jika hidup Mira akan berubah kala dokter mengatakan jika dirinya tengah hamil. Hamil sosok bayi dan bukanlah sisa makanan yang telah dimakannya selama ini. Tidak... Tidak... Mira tidak ingin semuanya terjadi seperti ini. Hidupnya sudah sempurna dan bayi ini bukanlah salah satunya. Tidak jika bayi ini adalah hasil pemerkosaan dari pria bajingan brengsek itu. Hidupnya tidak akan setragis ini bukan ? *-*-* Dalton berdiri dari tempatnya dan hendak mendekati Amira. Pria itu mendekatkan wajahnya ke wajah Amira hendak memberikan ciuman. Sebelum akhirnya Amira meludahi wajah Dalton yang membuat pria itu menghentikan tubuhnya dan memejamkan matanya. "Kau bajingan brengsek! Kau harus tau jika aku akan mengingat hal itu sampai kapanpun" ucap Amira tajam yang membuat Dalton menegakkan tubuhnya. Pria itu mengusap ludah dari wajahnya dan menatap Amira dengan senyuman tipisnya. "Kau benar-benar wanita sialan, Amira. Tapi apapun yang kau katakan tidak akan mengubah kenyataan" Amira semakin terdiam ketika menatap senyuman di wajah Dalton semakin terlihat menyeramkan lebih dari apapun. "Dan kenyataannya kau akan terikat dengan Bajingan Brengsek ini mulai sekarang"

More details
WpActionLinkContent Guidelines