Rania •New•

Rania •New•

  • WpView
    Reads 147
  • WpVote
    Votes 39
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 11, 2024
"Kapan aku bisa merasakan kebahagiaan seperti mereka?" Lirih seorang gadis yang sedang menenggelamkan kepalanya di lipatan tangan sambil berjongkok. Bagaimana rasanya ketika kita harus tetap mengerti situasi disaat mereka yang tidak pernah mengerti keadaan? Ingin selalu dimengerti tapi tidak boleh egois. Menjadi orang yang tidak enakan itu susah, ingin melakukan sesuatu untuk menjadi pembelaan tapi harus mikir seribu kali agar perkataan nya tidak sampai menyakiti orang lain. Terlalu baik? Atau bodoh? •••••••••••••••••••••••••••••• Terkadang berusaha saja tidak cukup untuk membuktikan bahwa kita bisa, kita ada tapi bagi mereka sebagian orang kita hanyalah manusia biasa yang sedang cari perhatian lewat sikap dan sifat kita. benar kata orang, tidak baik berharap kepada manusia. •••••••••••••••••••••••••••••
All Rights Reserved
#944
goodboy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Don't leave me;✔
  • Juan [REVISI]
  • ALEYA~~
  • WE ARE KLONING KLEB
  • Trapped in a wound
  • Lose You!
  • Aku dan Luka [Sudah Terbit]
  • DENNIES
  • Rannia√
  • Menyerah atau Bertahan?

Highest Rank #1#Terlupakan 10/05/19 #1#Retno 07/06/19 #2#Karyaanakbangsa 10/06/19 [Gak usah baca kalo baperan] "Lo seneng kan? Lo seneng ngeliat gua hancur? "-tanya vany lalu mengangkat badanya, berdiri berhadapan dengan orang itu ,"lo pasti senang kan? Ngeliat gua menderita? Lo dan adik lo seneng ngeliat gua menderita kan? " -tanya vany dengan nada tinggi,!"lo seneng kan?, lo seneng kan?, hiksss, hiksss!"-lanjut vany dengan menangis lalu tanganya memukul-mukul dada orang itu

More details
WpActionLinkContent Guidelines