MARSELANA

MARSELANA

  • WpView
    Reads 7,360,038
  • WpVote
    Votes 209,924
  • WpPart
    Parts 30
WpMetadataReadMatureComplete Wed, Dec 24, 2025
Tinggal satu atap dengan anak tunggal dari majikan kedua orang tuanya membuat Alana seperti terbunuh setiap hari karena mulut pedas serta kelakuan bajingan yang Marsel miliki. Laki-laki problematik yang berusia satu tahun di atasnya itu adalah sosok pemarah, kasar, kejam, dan tidak berprikemanusiaan. Sementara Alana merupakan wanita penurut sedari kecil. Alana seorang pecundang, penakut, dan lemah. Bahkan saat Marsel menindasnya, memperlakukannya secara tidak adil, mencaci makinya, Alana hanya bisa bungkam sebab ia tak punya keberanian untuk melawan. Fakta tersebut membuat Alana jadi terlihat seperti mangsa empuk di mata Marsel. Menyakiti fisik maupun mental gadis itu perlahan jadi kebiasaan menyenangkan yang sering Marsel lakukan. Alana ia permainkan layaknya boneka. Nurani Marsel lambat laun mulai terkikis. Dia betul-betul mendapatkan hiburan sejak kedatangan Alana ke rumahnya lima tahun silam. Namun, segalanya menjadi runyam tatkala perasaan Marsel ikut andil dalam permainan yang dia buat sendiri. Start: 4 Januari 2024 ©copyright: Syakiraalfitri ⚠️ violence, harsh words, anti-hero, mental issues, family issues, criminal act.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • KENZOYA
  • WUNDE ( Selesai )
  • Dewi Anindita
  • ALASKA
  • Shakira Anak Pertama [END]
  • BITTERSWEET ✔️ | END
  • Why Him? [COMPLETED✓]
  • BONANZA [Completed]
  • STARLIT REVERIES
  • ALANA [TERBIT]
  • ALANA [LENGKAP]
  • Garis yang Memisah
  • Sad Girl
  • RAKA [Completed] ✓
  • ANANDITASWARA [TERBIT]
  • Marsella (1)
  • Memories Of Love  (SELESAI)
  • ALAN ✔
KENZOYA

Bagi Kenzo, kata-kata Zoya saat sedang emosi terdengar seperti alunan musik yang merdu di telinganya. Nada tinggi, nada rendah, bahkan sindiran tajam dari bibir perempuan itu entah kenapa mengingatkannya pada gesekan biola yang indah. Kenzo menikmati setiap detik kemarahan Zoya, yang sering kali muncul akibat ulah jahilnya sendiri, sebuah kebiasaan yang selalu ia lakukan tiap kali merasa jenuh. Memiliki sepupu seperti Zoya adalah kesenangan tersendiri di tengah kehidupan Kenzo yang monoton. Baginya, mempermainkan emosi Zoya sebagai hiburan kecil tidaklah buruk. Setidaknya, itulah yang Kenzo pikirkan di awal. Start: 25 November 2024 ©copyright: Syakiraalfitri ⚠️ violence, harsh words, anti-hero, mental issues, family issues, criminal act.

More details
WpActionLinkContent Guidelines