Kahfi
  • WpView
    Reads 1,134
  • WpVote
    Votes 580
  • WpPart
    Parts 43
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 15, 2023
Hidup menderita di rasakan oleh siti Zulaikha semenjak di tinggal Muhammad Ashad yang bukan pernah menjadikan hidupnya penuh makna namun berharga untuknya kesedihan di rasakan bukan hanya itu saja namun dia juga di tinggal kedua orang tuanya dalam keadaan seperti suaminya, gadis keturunan Bandung dan Turkey ini memilih pulang kampung bersama suami ke Turkey tapi justru kehancuran hidupnya di rasakan olehnya selain itu dia juga mengalami keguguran bayi dalam kandungannya. Semua karena konflik perang saudara Suriah dan Istanbul entah siapa dalang di balik ini semua ? Tapi yang terjadi perempuan - perempuan banyak menjadi korban pemerkosaan dan hanya Zulaikha yang masih di lindungi Allah dan ketika dia akan memiliki anak lagi berharap anak itu bisa menjadi pelindung dirinya layaknya Surat Al Kahfi yang kerap di baca olehnya.
All Rights Reserved
#1
alkahfi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cinta Dalam Do'a {SELESAI}
  • Selembut Dhuha Menyapa (TERBIT)
  • Sekuntum Bunga Tulip {END}
  • Ning Sajida (On Going)
  • Cahaya Di Ujung Penantian
  • Antara Hati dan Iman ✅
  • AL-GHAAZIY
  • || Takdir Dari Allah [REVISI]
  • Kutemukan Cinta Di Tanah Suci
  • Cinta Seorang Santri (TERBIT)

(Belum Revisi) Sebagian part dihapus, karena sudah ending. "Barang siapa memberi karena ALLAH, menolak karena ALLAH, mencintai karena ALLAH, membenci karena ALLAH, dan menikah karena ALLAH, maka sempurnalah imannya." (HR. Abu Dawud) "Aku mencintaimu karena agama yang ada padamu. Jika kau hilangkan agama dalam dirimu, maka hilanglah pula cintaku padamu." {Imam Nawawi} Kembali di pertemukan dengan Alif, membuat Fatimah sangat bersyukur. Alif adalah lelaki yang ia cintai dalam diam sejak dulu. Namun, cinta dalam diam Fatimah selama bertahun-tahun kepada Alif harus hancur seketika, saat Fatimah melihat Alif mengucapkan kata 'khitbah' kepada adiknya, Aisyah, yang di vonis sakit leukimia. "Saya ingin meng-Khitbah anak Ibu." Satu kalimat yang membuat sekujur tubuh Fatimah membeku. Fatimah harus siap melupakan Alif. Bagaimanapun juga, Alif bukanlah lelaki yang di takdirkan untuk menjadi imamnya. Di saat yang sama, orang yang ada di masa lalu kembali hadir di dalam kehidupan Fatimah. Muhammad Habib Al-Ali Ibrahim, sahabat waktu kecil yang Fatimah rindukan. Ali yang mencintai Fatimah sejak mereka kecil harus menerima sebuah kenyataan, bahwa orang yang dia cintai mencintai orang lain. Sesakit inikah menyimpan rasa sendirian? Terkadang takdir menyakiti kita, dan membuat kita seakan tidak berdaya. Tetapi percayalah, pelangi akan datang setelah turunnya hujan. "Saat aku menyebut namamu dalam do'aku, memohon agar kelak Allah mempersatukan kita. Namun, jika suatu saat Allah tidak mempersatukan kita, aku harus berusaha ikhlas. Mungkin kita hanya ditakdirkan untuk bertemu, namun tidak untuk bersatu. Sebab, tidak hanya aku yang menyebut namamu dalam do'a, ikhlas adalah cara terbaik mencintai karena Allah." -Fatimah Az-Zahra- -Utamakan Sholat Dan Membaca Al-Qur'an Dalam Segala Hal- ⛔Di Larang copy paste⛔ Allah Maha Melihat. Rabu, 28-Maret-2018 // 10 Rajab.

More details
WpActionLinkContent Guidelines