
aku selalu bingung mengucapkan selamat tinggal kepada orang-orang terdekat ku, saat ku tulis ini aku merasa sangat putus asa dengan segala tahapan hidup yang melewatiku. seperti berjalanan dalam gelap nya hutan aku berjalan tanpa arah menentukan bagaimana kehidupan yang dititipkan ini akan berjalan. sewaktu waktu tulisan ini tidak pernah dilanjutkan lagi maka itu berarti diriku telah lari dari dunia fana ini menuju amerta atau menghadapi realitas sebagai seorang semicolon, catatan ini aku tulis untuk kalian yang telah mewarnai kisah manis hidup ini, sampai jumpa di akhir cerita nanti.All Rights Reserved