Monochrome Life.

Monochrome Life.

  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Nov 27, 2023
Aku ditolak oleh duniaku. Sekali lagi, kenapa? Aku bertanya tanya kenapa aku ditolak atas apapun di duniaku ini. Apakah aku kurang berusaha? Aku sudah berusaha menjadi yang kalian minta. Mulai dari menjadi anak yang pintar, membanggakan, dan dikenaloleh semua orang disini. Tapi, apa guna itu semua jikalau kalian semua, penduduk planet Meteoria tetap merasa itu kurang? Baiklah, jika aku tidak bisa diterima di sini, aku akan mencari tempat di seantoro angkasa raya ini yang bisa menerimaku. Jadi, karena itu aku menjadi seorang pengembara yang mengelilingi seluruh ankasa raya dan masuk ke berbagai planet. Yah, dan hasilnya sekali lagi nihil. Mahluk hidup sepertiku, alien, memang merasa semuanya tidak cukup memuaskan bagi mereka. Padahal mereka sendiri memiliki kekurangan dan kelebihan, betul kan? Dan, aku tiba ke tata surya. Aku terus mencari informasi kesana kemari, supaya ada planet yang mau menerimaku. Tetiba, di tengah perjalanan aku dibarak sebuah pesawat antariksa misterius yang membawa penduduk Meteoria, tetapi setelah aku jatuh aku mengalami amnesia. Apakah planet ini akan menerimaku?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Lost Existence
  • Night Start's [On Going]
  • Revolusi sains di dunia sihir
  • Second Life
  • I'm More Than Just A Princess
  • Elementum
  • Forbidden Love
  • THE SECOND ENDING [END]

Adakah mahkluk luar angkasa? Hal itu selalu menjadi pertanyaan di masa kecilku, ada berbagai planet, tata surya, galaksi, aku yakin ada kehidupan lain di luar sana. Tayangan yang kusaksikan makin mengembangkan imajinasiku. Starwars, Startrek, Gundam. Rasanya pasti seru sekali menggunakan light saber, atau bertempur melawan alien dengan mecha. Pertanyaanku pun berubah menjadi obsesi. Obsesi masa kecilku membawaku menjadi sekarang ini. Menjadi peneliti yang mengamati berbagai benda di alam semesta ini. Aku mencari-cari mereka tetapi tidak pernah membuahkan hasil. Ketika aku lelah mencari mereka, mereka tiba-tiba datang. Aku sangat gembira. Apa yang harus kukatakan? Apa yang harus kulakukan? Banyak hal yang ingin kukatakan kepada mereka, tetapi kegembiraanku hanya muncul sesaat ketika dia memberitakan sesuatu yang sangat mengejutkan. Planet bumi akan hancur, kehancuran yang tidak bisa dihindari. Alien ini memberitahukan kepada kami satu-satunya cara untuk menyelamatkan diri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines