Dear Kakak (Edisi Revisi)

Dear Kakak (Edisi Revisi)

  • WpView
    Reads 59
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadComplete Sat, Nov 30, 2024
Aku berdiri di tepian danau di Ruzella Island. Mataku tak luput pada warna kehijauan lumut di dalam danau itu. Sekarang tempat ini tak terurus. Rumput liar tumbuh di mana-mana. Dedaunan mangga yang kering juga banyak berserakan. Angin datang membelaiku dengan lembut. Tempat ini masih saja mengingatkan aku pada sosok kakakku. Aku memegang sebuah amplop biru. Di dalam amplop itu terdapat sebuah surat yang aku tujukan untuk kakakku. Surat yang memuat seluruh isi hatiku. Surat yang akan membuat aku lega setelah menyampaikannya pada Kakak. Kukeluarkan korek api di saku bajuku. Aku pun membakar surat ini di pinggir danau. Sekarang surat ini telah menjadi abu. Kuambil abu itu dan kutaburkan ke danau yang berwarna hijau ini. Aku yakin, kakak akan membaca isi surat ini melalui asap dari surat tersebut yang terbang ke langit. September 2015. Ruzella Island yang tak terurus lagi dan sedikit kabut di pagi hari. Deon Ruzella.
All Rights Reserved
#78
bulutangkis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • please stop it!! [Ending]
  • Eliinaa
  • Abraham Salim (Book 3) #Googleplaybook #JE Bosco Publisher
  • Bertumpu
  • INTAN (Cerita Pendek - End)
  • R E T A K  (TAMAT-SUDAH TERBIT)
  • The Fate Of My Life (END)
  • Denaya : Tahanan Masa Lalu "The Search Of True Love And Trauma Healing"

Dalam kegelapan pekat Aku mengembara mencari jalan Jalan ini terlihat tidak seperti jalan Seperti angin yang tidak berhembus Hariku selalu di tempat yang sama Aku mengikuti cahaya redup Aku menipu diri sendiri dalam kehidupan yang sulit Aku mengalami hari yang berat Di dunia yang sulit ini Akan ada kenangan yang selalu menungguku di sana Seperti mimpi Aku merindukan kesepianku Apakah hanya aku satu-satunya yang sendirian? Tidak ada seorang pun yang mengajariku Apa yang aku butuhkan besok hari..? Tidak ada seorangpun yang mendengarku. Inilah kisah ku.. @teenlitIndonesia ✔ dilarang keras meng-copy atau menyalin cerita ini. ✔ Seluruh hak cipta dilindungi undang-undang. ✔ ❎Warning : adanya kata-kata yang kasar, tolong kebijakannya. ✔ Cerita ini tidak boleh di tiru apalagi di peragakan kesehariannya. ✔ Jangan lupa vote dan komentar di setiap bagian. ✔ ? Tolong di share kan ke teman-teman para pembaca, mohon kerja samanya. ☑ Follow juga ya. Bye.. happy reading guys.. ??.

More details
WpActionLinkContent Guidelines