Lautan Fathaz

Lautan Fathaz

  • WpView
    Reads 516
  • WpVote
    Votes 34
  • WpPart
    Parts 30
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 8, 2026
Salahkah jika seorang anak yang tumbuh tanpa pelukan hangat Ayah dan Ibu memiliki mimpi seluas lautan? Bagaimana jika mimpi ini tak pernah usai? Ini bukan hanya sekedar sebuah mimpi, namun harapan-harapan yang seluas lautan tanpa tuan. Hidup penuh dengan siksaan, kebohongan, kebencian, dan rasa sakit. Salahkah jika seseorang berharap dapat mengarungi lautan-lautan mimpinya? Hidup bukan hanya sekedar menjalani bagaimana isinya, tetapi juga menerima seperti apa didalamnya, menerima dengan ikhlas keadaan-keadaan yang tak pernah diinginkan. Meminta untuk pulang terlebih dahulu bukanlah solusi. Maka izinkan hidup ini di penuhi mimpi - mimpi bohong yang seluas lautan lepas sebelum ajal menjemput Note: -Ini bukanlah berdasarkan kisah nyata penulis atau pihak manapun, tujuan penulis menciptakan karya ini untuk menyuarakan suara seorang anak diluar sana yang menjadi Korban dari perpisahan orang tua mereka, turut simpati atas keadaan yang menimpa mereka, menyuarakan suara - suara seorang anak yang tak pernah mendapatkan kasih sayang, hidup dengan siksaan, kesedihan, dan kekejaman keadaan-
All Rights Reserved
#28
ayahhebat
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Your Memories[End]✔
  • ABIAN HALA
  • Jeritan Anak Broken Home 17+
  • BALADA KEHIDUPAN
  • Eliinaa
  • AIR MATA AWAN || YU JUNWON
  • LANGIT JINGGA (TAMAT)
  • SELEPAS KAU PERGI (END)
  • LOST MY BREATH (ON GOING)

Setiap manusia pasti memiliki Harapan. Tapi, bagaimana jika harapan ini hanya akan berujung pada sebuah kesedihan? Apa aku, masih bisa berharap?

More details
WpActionLinkContent Guidelines