we need Parents

we need Parents

  • WpView
    LECTURAS 25
  • WpVote
    Votos 4
  • WpPart
    Partes 11
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, abr 3, 2024
Angga Agra Megantara, remaja dengan kepribadian sabar itu ternyata tak sesabar yang terlihat. Ia sangat tertekan dengan setiap masalah hidup yang di hadapinya. Ia yang berusaha untuk menjadi ayah dan ibu yang baik untuk adik-adiknya di saat ayah dan ibunya sendiri selalu bersama mereka. Tidak punya keluarga sama sekali lebih baik daripada tinggal bersama keluarga tapi terasa tidak punya keluarga. "Gue cuma mau yang terbaik buat orang-orang tersayang gue, gue udah berusaha. Gue cape!! Gue mau mati..." - Angga Agra Megantara - "Gue bukan orang bodoh yang mudah percaya sama omong kosong orang dewasa yang cuma mau menang sendiri." -Anggi Agri Megantara- "Aku cuma pengen keluarga utuh yang bahagia. Aku cuma butuh dukungan orang tua. Aku pengen di kasih perhatian kayak temen-temen yang lain."-Lala Anggraini Megantara- --"Kami cuma butuh orang tua kami dengan perhatian dan kasih sayangnya. Untuk apa materi yang menjuhkan setiap insan?"--
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • BALAS DENDAM! ✔
  • Aku Yang Selalu Diremehkan
  • extra transmigration [End]
  • kenzi laska Abraham
  • Your Home [COMPLETE]
  • transmigrasi gadis pemalas[END]
  • ARGLADIS
  • DIA FIGURAN
  • Different [END]
  • ANGGARA [SELESAI] Part Masih Lengkap

Jangan pernah mengusik hidup seseorang yang semula hanya diam. Karena yang Diam bukan berarti lemah. Ketika hidupnya hancur karena seseorang, hati yang lembut pun bisa berubah menjadi keras bagai baja. Bahkan dalam hatinya tak ada lagi kata lembut, semuanya berubah bagai api yang berkobar dan Balas Dendam pun akhirnya tertanam di dalam jiwa. Begitulah kisah hidup Angkara Lentera sang gadis cantik, pintar sederhana juga selalu dimanja yang begitu menyedihkan. Angkara kehilangan keluarganya yang sangat disanyanginya. Padahal semula hidup Angkara sangatlah bahagia meski dengan keadaan yang sangat sederhana. "Dulu gue emang lemah, tapi setelah gue kehilangan untuk kedua kalinya gue punya prinsip dalam hidup gue, berani mengusik hidup gue adalah kesalahan terbesar!" Ucap Angkara dengan tatapan penuh ancaman. Pertemuannya dengan AVEGAS, salah satu geng terkuat di SMA Garuda, membuat hidup Angkara berubah. Bukan karna Angkara tak mampu mengandalkan kekuatannya sendiri, tetapi mereka sama-sama memiliki musuh yang sama. Bahkan kehadiran Angkasa dalam AVEGAS serasa keajaiban yang dikirim Tuhan. Angkara menjadi tameng terkuat di AVEGAS dan menjadi Ratu diantara ratusan anggota AVEGAS.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido