Pada 2 Februari 2031 di Jepang muncul kasus yang memakan banyak korban jiwa. Korbannya berupa anak - anak, ibu hamil, pria, wanita, lansia; semua kalangan. Kala itu, Jepang tengah dilanda kekacauan yang diakibatkan oleh pemberontakan dan invasi oleh sebuah organisasi. Populasi Jepang saat itu pun menurun, namun kejahatan meningkat. Jalanan yang kosong dengan semua toko berantakan. Kaca pecah, produk di supermarket pun luluh lantah. Bangkai manusia tergeletak didepannya.
Jika Eagle kembali ke medan perang dengan senjata mematikan mereka. Akankah pertumpahan darah ini berakhir atau semakin menggenangi daratan?
Originally written by Honeyley
Note: Cerita ini sepenuhnya adalah karangan fiksi dari penulis. Kesamaan alur, karakter fiksi, latar dalam cerita bukanlah hal yang disengaja.
Transmigrasi? Kata itu tak pernah terlintas dalam benak Xaviera Armeny-seorang gadis 16 tahun yang menghabiskan waktu dengan membaca novel.
Namun, hidupnya berubah setelah menyelesaikan novel Waktu Kehancuran. Dalam perjalanan pulang, sebuah kecelakaan merenggut kesadarannya. Ketika terbangun, bukan kematian yang ia temui, melainkan dunia novel yang baru saja ia baca.
Di tahun 2150, virus mematikan mengancam untuk mengendalikan dan menghancurkan umat manusia. Sebagai sosok asing di dunia ini, Xaviera mendapati dirinya terjebak dalam konflik yang jauh lebih besar dari yang pernah ia bayangkan.
Bisakah Xaviera menghentikan tragedi ini, atau akankah dunia berakhir seperti takdir yang telah dituliskan?