Senja di Malam

Senja di Malam

  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Nov 29, 2023
Kali ini aku tak tau menyebut perpisahan kita ini seperti apa, tak bisa aku deskripsi kan apapun mengenai cara kita berpisah, dan aku belajar banyak setelah mengenalmu. Ribuan bahkan jutaan pisau berulang kali kau tancapkan dengan sengaja perihal satu hal yang ku simpan sendiri untuk menyelamatkan kita. Namun aku gagal memahami dirimu begitupun juga dengan kamu, teruntuk kamu berbahagialah dengan segala hal yang telah kuberi untukmu. Berbahagialah dengan segala kata kata yang pernah kamu ucapkan dengan sengaja kepadaku hanya untuk membalaskan rasa sakitmu. Berbahagialah atas siapa yang menjadi wanita pilihanmu dengan caramu merendahkanku. Dan ku ucapkan sekali lagi berbahagialah atas kehilanganku mulai hari ini.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • di akhir perang
  • N O R A [on going]
  • Cinta Dan Luka
  • Semua Tentangmu
  • TAK BERSAMBUT
  • love's redemption
  • flashback~
  • leave to return
  • CINTA DALAM DIAM

" untuk mu agama mu, Dan untuk ku agama ku ( al kafirun ayat 6 ) kamu boleh mencintainya, Tapi jangan ambil dia dari tuhan nya ( korintus 6:14-15) ~ pada masanya, seseorang akan pergi dengan sendirinya. Dan pada waktunya, seseorang akan datang dengan rencana nya. kita berada di antara doa dan harapan. bertemu dalam persimpangan takdir, kita hanyalah hasil dari kesengajaan yang di ciptakan semesta. kau dan aku, dua insan yang tengah menjalin cinta namun terjebak dalam jurang pemisah paling bahaya. antara adzan yang berkumandang dan lonceng yang berdentang. antara kiblat yang tentukan arahku pulang dan salib yang membuat mu tenang. antara manisnya syahadat dan dahsyatnya syafaat. antara hitungan tasbih dan kalungan rosairo. ini bukan lagi perihal cinta tapi keyakinan tidak ada yang bisa berjalan mulus setelah ini. kita hanya akan menjadi penghianat entah aku yang meninggalkan Allah ku atau kamu yang meninggalkan Tuhan mu. kita hanyalah luka yang tertunda semakin lama mungkin akan semakin sulit untuk di redam, tolong ingat kali ini bukan takdir yang jahat tapi kita yang terlalu menentang akal sehat. biarlah kita menjadi sebuah kenangan yang akan ku simpan dengan benar. dari kamu aku belajar bahwa mengiklaskan adalah cara terbaik dari mencintai, tak apa setidaknya aku pernah membuat mu tertawa,pernah bebagi kisah juga pernah menjalani hari yang sulit untuk di lupakan. terkadang ada beberapa hal yang tidak bisa kita miliki tapi setidaknya bisa menjadi kenangan yang akan abadi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines