The Wait is Over

The Wait is Over

  • WpView
    Reads 137
  • WpVote
    Votes 37
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 31, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
"Bagaimana bisa aku membuka hati, saat separuh jiwaku masih tertinggal di masa lalu?" Dulu, dia segalanya. Teman, kekasih, rumah. Kini, bahkan untuk sekadar bertegur sapa saja, rasanya terlalu asing. Di saat seseorang baru mencoba mengetuk hatiku, aku masih terperangkap dalam kisah cinta yang tak selesai, kisah tentang aku, dia, dan masa lalu yang belum benar-benar berakhir. Aku memutuskan untuk menceritakan Kembali bagaimana kisahku dengan seseorang yang masih kutunggu sampai hari ini, semua kenangan masih tersimpan rapi, ada alasan kenapa aku masih menunggu. Juga alasan kenapa aku masih belum bisa menerima orang baru, apakah penantian ini akan berakhir? apakah aku akan menerima seseorang yang selalu ada untukku ? atau terus menunggu seseorang yang ku kenal tujuh tahun yang lalu. *** Kemana sebenarnya seseorang yang selalu dinantikan kehadirannya itu. We never know penantian siapa yang akan berakhir, atau tidak akan ada The wait is over?? Jangan lupa follow guys!! Ada cerita lain juga...
All Rights Reserved
#246
pesan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jauh. Esok Nanti atau Selamanya
  • You're Here, But Not For Me
  • Kaila's Choice: Stay Or Move On?
  • When You Were Here
  • [SB I] Terperangkap Dalam Tanya [COMPLETED]
  • BUKA HATI (Completed)
  • Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•||
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Kepada sang pencipta rindu

Bagaimana jika perasaan itu tumbuh tanpa izin, hadir tanpa undangan, dan tinggal terlalu lama dalam hati yang tak pernah disapa? Ini adalah kisah tentang mencintai dalam diam. Tentang seseorang yang tidak pernah diminta untuk datang, tapi jadi alasan untuk bertahan. Harapan yang disimpan rapi di pojok hati, tak pernah diminta untuk dibalas, hanya ingin dimengerti. "Jauh. Esok nanti atau selamanya" bukan sekadar cerita cinta. Ini adalah perjalanan jiwa-tentang perjuangan tanpa jaminan, tentang kehilangan tanpa kata, tentang kecewa yang tak terucapkan, dan tentang harapan yang tetap tumbuh meski tahu ia tak akan pernah dipetik. Jika kamu pernah berharap pada seseorang yang bahkan tak tahu kamu ada, mungkin cerita ini adalah tentangmu juga. Karena mencintai yang paling tulus, kadang justru tak perlu memiliki-cukup mengikhlaskan, dan diam-diam mendoakan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines