Story cover for Dia Senja by nn_ysu
Dia Senja
  • WpView
    Reads 30
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 30
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Nov 30, 2023
Cerita ini dipersembahkan untuk dia yang bertahan diantara duka, untuk dia yang mampu menyembunyikan raut kesedihan, untuk dia yang selalu berusaha tersenyum.

Wahai Senja bertahanlah walau hanya sementara, Engkau tak sendiri ada begitu banyak manusia bahkan jutaan manusia sepertimu dengan berbagai macam derita. 

"Jangan berpura-pura bodoh senja kamu tahu kan dimana Cahaya, Jawab Senja!" Bentak Elvaro. kelas yang semula berisik tiba-tiba menjadi hening suara Elvaro menjadi pusat perhatian semua siswa siswi.
Senja diam dia menatap El lelaki yang begitu ia percaya. Tak mungkin El membentaknya.


"Bertahanlah cantik walau hanya sementara".
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add Dia Senja to your library and receive updates
or
#427gelap
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 8
Senja dan Jingga  cover
ALSENJA cover
Fajar & Senja cover
Laut dan Senja (TAMAT) cover
KEPERGIAN SENJA cover
ALCA cover
Tanyakan Namaku Pada Senja cover
Sejuta Senja (Versi Revisi)  cover

Senja dan Jingga

7 parts Ongoing

Senja itu indah, bukan? Dia terlihat menenangkan, damai, namun apa yg kita tahu lebih dari itu? Mungkin saja dia menyimpan emosi, dan kesedihan di dalamnya? Dan jingga, dia tak akan lepas dari senja. Senja dan Jingga yang ditakdirkan harus tetap bersama, saling melengkapi oleh semesta. Tanpa jingga, tidak akan ada yang namanya senja, dan tanpa senja, jingga pun tidak bermakna. Mereka akan sempurna saat bersama. Namun, ini bukanlah tentang senja berwarna jingga yang berada di atas langit sana--mereka hanyalah seorang kakak-adik yang saling melengkapi. Tentang Jingga--sang kakak yang harus menjadi tulang punggung keluarga, jadi ayah serta ibu untuk adiknya, dan harus tetap kuat disaat jiwa dan raganya sudah lelah. Semua itu hanya demi satu orang--adiknya. Senja. Senja terlahir tidak normal seperti anak-anak lainnya. Dia memiliki gangguan spektrum autisme hingga seringkali Jingga merasa cemas saat harus meninggalkan sang adik. Tak ada kerabat yang peduli, bahkan ayahnya pun lepas tangan, ia jarang sekali pulang. Kalaupun ia pulang, hanya untuk menuntut uang pada Jingga--untuk berjudi dan mabuk-mabukan. Di tengah kerasnya kehidupan Di tengah kejamnya dunia Akankah Jingga menemukan cahaya bersama Senja? Ataukah Jingga dan Senja akan tenggelam, hilang ditelan langit yang gelap?