Amor
  • WpView
    Reads 139
  • WpVote
    Votes 26
  • WpPart
    Parts 27
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 30, 2023
Blurb : Wajah teduhmu yang telah memberiku keyakinan, dan mengantarkan aku lebih dekat kepada Sang Penghadir Cinta. ~ Aryan Dilshan ~ Keikhlasan akan mendatangkan cinta abadi yang tak akan redam oleh waktu. ~ Alin Andira ~ Beberapa hal harus berani kita korbankan atas tiap pilihan dan keputusan dalam hidup. Pilihan yang nantinya menjadi perantara untuk lebih mengenal dan memahami Amor sesungguhnya. *** "Pergilah Aryan, jangan menungguku. Maafkan, aku tak bisa ikut denganmu. Lamaran Dipta telah ku terima ...." Mampukah Aryan merelakan dan melupakan Alin? Ataukah Aryan akan terus memperjuangkan cinta?
All Rights Reserved
#8
hwcgrup
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tahajjud Cinta [END]
  • Lentera di Batas Senja (TELAH TERBIT di LOVRINZ)
  • My Ustadz My Crush [SELESAI]
  • Cinta Datang Terlambat [END]
  • Bukan Aku yang Dia Inginkan || TERBIT ✓
  • Tangisan Hati (Completed, Cacat Logika)
  • Gus Alfathar (SUDAH TERBIT)
  • Satuan Takdir
  • Mata Hati

[SEKUEL TAKDIR CINTA] Memperjuangkan cinta melalui shalat tahajjud? Emang ada ya? Apa jadinya jika kita mencintai seseorang, tetapi hanya bisa berjuang melalui tahajjud dan do'a? Begitulah kisah Rafzan, si cowok berandalan dengan Adilla, si gadis muslimah. Rafzan Rafassya Al-Fathir, seorang cowok berandalan yang disuruh sang Papa ke sebuah pesantren agar bisa merubah sifatnya. Sampai dimana, di sana ia bertemu dengan seorang gadis berhijab yang mampu menanamkan perasaan berbeda dihatinya. Ia berusaha mendekati gadis itu, tetapi selalu saja gagal. Hingga akhirnya ia menemukan cara untuk bisa mendapatkan gadis itu, yakni shalat tahajjud di sepertiga malam. Adilla Alfanisya Az-Zahra, seorang gadis muslimah nan cantik yang sangat ta'at pada agama. Sebuah pertemuan singkat di depan teras masjid mampu membuat hatinya merasakan cinta untuk yang pertama kalinya. Namun sayangnya, perasaan itu hanya mampu ia pendam dalam diam. Selebihnya, ia munajat kan cinta itu di sepertiga malam pada Rabbi sang pemilik cinta. "Jika rayuan ku tak mempan bagimu, maka izinkan tahajjud ku menyapa hatimu." -Rafzan "Jika bibir ini tak mampu untuk mengungkapkan rasa cinta, maka biarkanlah hati ini memendamnya dalam untaian do'a." -Adilla *** CERITA INI SAYA TULIS MURNI DARI PEMIKIRAN SAYA SENDIRI. MOHON MAAF BILA TERDAPAT KESAMAAN CERITA, NAMA, TOKOH, TEMPAT, DLL. DAN INI HANYALAH SEBUAH CERITA BIASA DARI SEORANG PENULIS BIASA. TERIMAKASIH BANYAK SUDAH MEMBACA. ⚠️ UNTUK MALING TOLONG JAUH-JAUH *** Start : 01 September 2024 Finish : 28 Januari 2025 Happy Reading!

More details
WpActionLinkContent Guidelines