2. Kupu-Kupu Jangan Pergi

2. Kupu-Kupu Jangan Pergi

  • WpView
    Reads 512
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 66
WpMetadataReadMatureComplete Fri, Dec 1, 2023
Seekor kupu-kupu terlihat indah ketika dia terbang mengepakkan sayapnya. Bukan ketika dia masih terkungkung dalam kepompongnya. Febrian Bahari, kupu-kupu indah yang masih dalam kepompongnya. Cerita masa lalunya membuat dia menutup diri. Membiarkan keindahannya tertutupi lukanya. Tak ada yang tahu apa yang membuat dia terluka. Dia melilitkan sayap rapuh di sekeliling tubuhnya untuk menutupi lukanya. Begitu rapat menutupi dukanya, dia terlihat baik-baik saja. Hanya terlihat seperti keluarganya mengenalnya, anak pendiam. Lukanya tertutup rapat. Luka yang memastikan hanya akan ada Ian dan Rey untuk perjodohan itu. Lalu seorang wanita hadir, berusaha untuk menyembuhkan lukanya tanpa merasa perlu tahu tentang kenapa luka itu bisa ada. Awalnya, Ari tidak yakin wanita itulah kupu-kupunya. Sebuah kejadian kecil membuatnya yakin, bahwa masa lalunya mengirim wanita ini untuk menjadi kupu-kupunya. Wanita yang akan menemaninya untuk merobek kepompongnya dari dalam, membuatnya dapat terbang bebas menjadi kupu-kupu yang indah. Tanpa disangka kupu-kupu itu pergi, meninggalkan Ari dengan kegaduhannya sendiri. Tapi Ari tak menyerah, kali ini dia berjuang untuk mengembalikan kupu-kupunya. Kupu-kupu, jangan pergi-Melly Goeslaw- ***
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [END] ✅ Oh, My Princess
  • Mahligai Sunyi
  • goddess of death(Black Butler)End
  • BUTTERFLY (Metamorphosis Of The Soul) - [✓]
  • PEREMPUAN BAYARAN
  • [END] Lintas Takdir
  • TACENDA
  • Double R {Terbit✓}
  • Until You Notice - Jaeyi Seulgi [ END ]

🌹 Follow Author, ya 😄😄 🌹 Disclaimer : Masashi Kishimoto 🌹 Pairing : SasuHina #Repost 🌹🌹 Oh My Princess🌹🌹 Hinata tersenyum menatap tunangannya yang kini berdiri di hadapannya. Gadis itu menyerahkan sebuah kotak kaca berisi kupu-kupu cantik yang sudah diawetkan. Souvenir pemberian sang ibu dari Perancis. Sementara sebelah tangannya lagi memegang kotak kaca lainnya yang lebih besar berisi kupu-kupu yang tak kalah cantiknya dan masih hidup. Kupu-kupu berwarna ungu itu bergerak-gerak di balik frame. "Cantik, bukan?" "Hn." "Kau tahu ... karena kecantikannya justru menjadi bencana baginya. Seandainya ia tidak secantik itu, mungkin nasibnya tidak akan ditangkap manusia lalu berakhir menjadi souvenir seperti ini." Si bungsu Uchiha itu menatapnya curiga. Pemuda itu memiliki firasat yang tidak enak. "Ada apa?" "Secantik apapun kupu-kupu ini aku akan membiarkannya keliaran bebas karena aku yakin, ia lebih bahagia seperti itu walau berarti aku tak bisa memilikinya." Hinata membuka kotak kaca berisi kupu-kupu yang bergerak-gerak tersebut. Tak ada satu detik kupu-kupu itu terbang bebas. Semakin jauh meninggalkan Sasuke dan dirinya. Hinata tersenyum. "Sama sepertimu, meski aku bisa menahanmu agar terus di sisiku, tapi aku tak boleh egois. Karena ini bukan hanya kebahagianku saja, tapi juga kebahagiaanmu." Dia memejamkan matanya sejenak, mengambil napas dalam-dalam, lalu manik amethysnya menatap onix di depannya. "Mari kita akhiri pertunangan ini sekarang. Sejak awal aku tahu kau memang tak menginginkan perjodohan ini." Sasuke mematung, dia susah bernapas. Inilah yang dia tunggu, putusnya pertunangan itu tapi kenapa hatinya justru sakit tak karuan? Sesuatu di dalam dadanya terasa pecah, nyeri di sana tapi kebas di seluruh tubuhnya. Kenapa hal itu terasa menyakitkan baginya? Bukankah dia harus bersorak karena pada akhirnya bisa bersama kekasihnya? Tapi kenapa? Satu hal yang dia sadari. Uchiha Sasuke telah dicampakkan. ---

More details
WpActionLinkContent Guidelines