I will be fine [ On Going ]

I will be fine [ On Going ]

  • WpView
    Membaca 1,539
  • WpVote
    Vote 538
  • WpPart
    Bab 7
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Mar 9, 2024
Dalam perjalanan hidup kita, terkadang kita dihadapkan pada situasi yang begitu berat hingga terasa seperti tak mungkin bisa melewatinya. Bahkan, ada saat-saat di mana kita merasa hancur, rapuh, dan terjebak dalam keputusasaan yang membuat kita berpikir bahwa tidak ada harapan lagi. Namun, pada kenyataannya, kita masih mampu bangkit dari kehancuran tersebut. Hanya dengan ketekunan dan tekad yang kuat, kita bisa terus melangkah meski segalanya terasa menyakitkan. Mungkin, penderitaan yang kita rasakan hanyalah puncak gunung es dari penderitaan yang sebenarnya. Untuk anak perempuan yang merasa memiliki keluarga yang terasa seperti broken home, aku mengerti betapa sakitnya situasi yang kamu alami. Namun, ingatlah bahwa keluarga tidak hanya terbatas pada definisi tradisional. Meskipun kamu merasa hancur dan terjebak dalam keputusasaan, tetaplah kuat dan percaya bahwa ada harapan untuk masa depan yang lebih baik. Kamu memiliki kekuatan dalam dirimu untuk bangkit dari penderitaan ini dan menciptakan kebahagiaan di luar lingkungan keluarga. Teruslah melangkah dengan ketekunan dan tekad yang kuat, karena kamu tidak sendirian.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#84
sickstory
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Far From Home [TERBIT]
  • Broken Home (Completed)
  • Breathe
  • Not Home [TAMAT]
  • Different (END)
  • You Are Not Alone (Slow Update)
  • Family Line
  • Saat Semua Orang Berpaling

"Kenapa ya, kok aku ngerasa kita semakin jauh dari rumah." "Terus kamu anggap aku ini apa?" "Kamu manusia, Li. Bukan bangunan, jadi mana bisa aku anggap kamu sebagai rumah." "Rumah gak selalu berbentuk bangunan, Bel. Buktinya aja aku udah anggap kamu sebagai tempat pulangku." Sebuah kisah tentang dua anak manusia yang selalu dikecewakan oleh keluarga, rumah yang katanya selalu menjadi tempat ternyaman dan dapat meringankan segala beban, nyatanya tak lebih dari sekedar pemberi rasa sakit dan trauma. Rumah terasa sangat jauh dan sulit untuk digapai. Sesulit mendapatkan kasih sayang dari keluarga, yang hanya menyisakan tust issue dan inner child yang membekas hingga terbawa sampai mereka dewasa. Betapa sakitnya merasakan kasih sayang yang dibagi secara tak rata oleh orang tua. Kau yang anak kandung, tapi kau pula yang dianak tirikan. Entah bagaimana definisi tempat pulang yang sesungguhnya, sebab nyatanya bangunan yang disebut rumah itu sangat jauh tak tergapai baik oleh Lian maupun Belva. Mari bergabung dengan mereka, ketuk pintunya maka kalian akan merasakan betapa asingnya berada didalam sebuah rumah yang tak mau menerima kepulanganmu. rank🏆 #1 - allopediaonedayonechapter 13/07/24-12/8/24 #1 - writingchallengeallopedia24 13/07/24-12/8/24 #1 - belva 18/7/24-20/7/24 #2 - belva 17/7/24 #2 - onedayonechapter 18/7/24-30/7/24 #3 - onedayonechapter 13/07/24-17/7/24 #3 - onedayonechapter 31/7/24 #3 - belva 13/07/24-16/7/24 #3 - lian 18/7/24 #5 - lian 13/7/24-17/7/24 © dreamjane07

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan