High Five

High Five

  • WpView
    Reads 87
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 18, 2015
WpInfo
Fiction
Romance
Luciana Renata, wanita muda yang berprofesi sebagai dokter anak di salah satu kota tersibuk merupakan sosok yang banyak dikenal orang. Kepolosannya amat luar biasa, dan cukup berhati-hati dengan makhluk bernama pria. Perempuan cerdas dan sering bertingkah layaknya anak-anak ini amat menyukai seorang pria idolanya -kalangan artis, tentu saja- dan mengaguminya. Cerita berawal ketika pasien yang sudah sering memintanya datang ke rumah tanpa sengaja menorehkan garis nasib Lucia dengan "mempertemukan"nya dengan idolanya. Bagaimana hal itu bisa terjadi? Lantas, apa yang dilakukan Lucia ketika pria idolanya ternyata sedikit melenceng dari ekspektasinya dan mulai mencari tahu tentang dirinya? Apa yang membuat sang idola begitu tertarik pada Lucia?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PESAN UNTUK RAYAN
  • CINTA YANG NYATA
  • I Love My Little Sister
  • My Secret Guardian (Tamat)
  • Bucin Ala Al [END]
  • ALEXON [END]
  • DANADYAKSA
  • EPIPHANY

[FOLLOW SEBELUM BACA] Ini kisah perjalanan seorang gadis SMA yang berusaha melupakan luka hatinya di masa lalu, Ara. Lengkapnya Lunara Thalia Al-Hanan. Seorang remaja yang memiliki paras cantik, berpostur badan tinggi dengan sedikit gaya tomboinya yang terkadang membuatnya begitu judes dengan laki-laki. Hingga akhirnya, Ara bertemu dengan Rayan. Cowok berwajah tampan dengan bulu mata lentiknya yang nyaris membuat semua cewek merasa terhipnotis olehnya. Bertolak belakang dengan ketampanannya, Rayan memiliki hati yang sangat dingin serta keras kepala seakan otaknya telah berubah menjadi batu. "Gue tanya sama lo! emang gue salah suka sama lo? apa selama ini gue bikin hidup lo berantakan karena gue?" tanya Ara terlihat menahan air matanya. "Lo sadar ga? kalo kelakuan lo di hadapan gue selama ini, itu MURAHAN! Bahkan lebih murah daripada harga diri seorang PELACUR!" Teriak Rayan sambil menunjuk Ara dengan jari telunjuknya. Air mata gadis yang tengah direndahkan itu seketika membuncah, membanjiri kedua pipinya. Semua siswa yang hadir di sana tercengang menyaksikan hinaan Rayan yang seakan tidak ada hati dalam dadanya. ⚠️NO PLAGIAT! MENCURI KARYA ORANG LAIN SAMA SAJA MELAKUKAN PERBUATAN KRIMINAL❗❗❗⚠️ [YUK KREATIF DENGAN KARYA SENDIRI]

More details
WpActionLinkContent Guidelines