Di dunia yang terbelah antara surga dan neraka, Trafalgar Law, si iblis mencari keberadaan cinta lamanya. Cinta terlarangnya dengan Luffy, si malaikat yang berakhir tragis ketika sang malaikat dibunuh oleh kaum Law sendiri, kini telah membawa konsekuensi tak terduga. Sang malaikat telah bereinkarnasi menjadi manusia, namun si iblis, terpaku pada ingatan yang tergores dalam relung hatinya, terus mencari jejak cinta lamanya.
"Torao, jumpa di masa akan datang" itulah kata kata terkahir Luffy kepada Law sebelum dia menjadi abu dan ditiup angin pergi. Setelah bertahun tahun menyepi dan mengurung diri, akhirnya Law cuba untuk ke dunia manusia untuk mencari Luffy yang dipercayai sudah hidup semula menjadi manusia.
Dalam kehampaan hati yang dalam, Law mengembara di dunia manusia, mencuba untuk mengenali kembali cinta yang telah hilang. Namun, di antara jutaan wajah yang tak dikenal, ragu dan keraguan menyelinap ke dalam pikirannya. Apakah manusia yang sering dilihatnya di gereja itu benar-benar sang malaikat yang telah dulu ia cintai dengan penuh gairah? Wajahnya sama sekali seperti Luffy tetapi dia tidak berani untuk mendekati Luffy kerana Luffy tinggal di kawasan gereja. Kemungkinan dia akan kalah dengan kekuatan kerohaian mereka.
"Masih tak ingat, kita selalu keluar bersama dulu," Law mengusap pipi Luffy dengan lembut. Berusaha membuatkan Luffy mengingati semuanya.
Dalam pencarian yang tanpa henti, . Law berusaha mengembalikan ingatan Luffy dimana dia dengan Luffy bersama suatu ketika dahulu. Dalam ketidakpastian yang menghimpit, ia terus berjuang dengan keraguan, berharap untuk menemukan kembali ingatan kekasihnya yang telah lama hilang. Di tengah pergulatan batin yang dalam, perjalanan Law mencari cinta lamanya-si malaikat yang kini terlahir kembali sebagai manusia-mengungkapkan sebuah kisah tentang penantian, kerinduan, dan harapan akan pertemuan yang diidamkan kembali.