Redup
  • WpView
    Reads 177
  • WpVote
    Votes 26
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadMatureComplete Fri, Jan 12, 2024
Namanya Adalah Arrangga Mahesa Brawijaya, seorang laki-laki yang memimpin geng bernama Fexamiros. Rangga mempunyai kekasih bernama Amira Resyalina Febriana, mereka berdua sudah lama menjalin hubungan. Namun, ada orang misterius yang Amira sembunyikan dari Rangga. Akan tetapi, orang misterius itu adalah musuh dari geng Fexamiros dan mencoba merebut Amira dari Rangga. Rangga tidak tinggal diam, Rangga dibantu oleh teman-temannya yang bernama Revan, Satria, Beni, Jody, Rendy dan Rico untuk menemukan orang misterius tersebut serta dibantu oleh Devano kakak dari Rangga dan teman-teman Devano serta yang lainnya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Name Is Erwinda
  • Love Algorithm At Midnight
  • Operasi Kembang Gula [COMPLETED]
  • DAMAGED
  • Amitié Èternelle
  • LOTTA D'AMORE
  • Be the Wife of A Cruel Antagonist [TERBIT]

"Ayah!" ujar gadis kecil dipelukan Danu. "Aku sayang, Ayah!" ucapnya lagi, dan kali ini Danu benar-benar terharu. Baru kali ini ia dipanggil dengan sebutan Ayah di umurnya yang hampir kepala tiga. Danu mempercepat langkahnya menuju puskesmas terdekat, mengingat gadis itu sudah banyak kehabisan darah, lemas. Saat tiba di depan gedung putih dengan papan nama 'Puskesmas' yang terpasang di bangunan itu, gadis kecil tersebut tidak sadarkan diri lagi hingga ditangani oleh Dokter yang datang dari kota. "Apa anda ayahnya?" tanya sang Dokter usai memeriksa keadaan gadis malang itu. "Hm, a--aku... Aku bukan ayahnya ataupun keluarganya." jawab Danu. "Keponakan saya menemukannya di hutan saat kami mencari kayu bakar!" sambungnya takut dikira penculik apalagi pembunuh oleh orang lain, sungguh ia tak sekejam itu. "Oh, baiklah ikut ke ruangan saya!" Dokter menjelaskan bahwa gadis yang ia temukan itu sekarang sudah membaik, ia sangat bersyukur Danu membawanya tepat waktu kalau tidak mungkin nyawanya sudah melayang. ____ "Aku Arin, namamu siapa?" tanya keponakan Danu pada gadis yang baru pertama kali ia bawa berkeliling semenjak gadis itu dirawat. Gadis itu hanya terdiam, karena sudah lama menunggu uluran tangannya diterima Arin segera menurunkannya. Gadis itu nampak bingung, yang ia ingat hanyalah ayah. Padahal yang ia panggil ayah bukanlah ayahnya, sungguh prihatin. "Erwinda, namamu Erwinda." ucap Danu membuat semua tercengang, termasuk Dani adiknya. "Istrimu, itukan nama istrimu," ujar Arum adik iparnya itu. "Ya, kurasa nama itu cocok untuknya!" senyum kini terlukis di wajah Danu, sebelumnya hanya ekspresi datar yang ia tunjukkan setelah kepergian Erwinda istrinya. Gadis Itupun ikut tersenyum, sepertinya ia menyukai nama yang diberikan kepadanya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines