The Craziest

The Craziest

  • WpView
    LETTURE 20
  • WpVote
    Voti 4
  • WpPart
    Parti 1
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione dom, dic 8, 2024
Malik Aldrien dan Januar D Willson mereka adalah partner dari Serikat pembunuh bayaran yang dinaungi dan didanai oleh pxxxxxxx. Mmebuat Serikat itu dijuluki Serikat hantu yang identitas nya tidak diketahui. Malik dan Januar mendapat julukan the craziest. Karna setiap mereka menyelesaikan misi mereka, duo itu meninggalkan mayat korban dengan kepala yang sudah tidak ada karna kepala target mereka adalah bukti mereka telah menyelesaikan misi. _____ Dengan nafas terengah engah Januar menendang tubuh targetnya itu hingga terpental, terlihat sekarat. Januar tanpa pikir panjang langsung menyayat leher sang target dengan sekali sayatan membuat target nya mati seketika. "Hah bau menjijikkan. Malik, potong kepalanya, giliran tugas mu." "Hmm, okey okey" Malik tanpa pikir panjang melakukan yang diucapkan oleh Januar. Dengan wajah senang Malik berjalan sambil membawa kepala targetnya dengan karung. Januar sudah menunggu Malik dimobil langsung dengan wajah jijik melihat darah menetes dari karung itu. "Ck! Kenapa tidak pakai plastik?! Aroma dan darah itu membuat mobil ku kotor!" Malik mendengar ocehan Januar reflek menutup telinga. Langsung mendapat pukulan dari Januar. "Akhh iya iya, nanti aku bersihkan! Crewet banget seperti ibu ibu!" -cr sampul on Pinterest
Tutti i diritti riservati
#374
gore
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • MCI - Got Him!
  • VALEN and The Guide of Shadow
  • KING BLACK
  • Sejarah Kita
  • Althalan Vs Amore
  • ALGARA [END]
  • ME AND MY SECRET (Hiatus)
  • POSESIF MAFIA
  • 𝑮𝑨𝑫𝑰𝑺 𝑷𝑶𝑳𝑶𝑺 𝑴𝑰𝑳𝑰𝑲 𝑴𝑨𝑭𝑰𝑨

Aksi saling dorong itu tidak berlangsung lama, karena mereka langsung mengepalkan tangan dan meninju satu sama lain. Mereka bergelut, berguling di trotoar, lalu kembali bergulat saling mencengkram tangan dan mencoba saling menjatuhkan. Bahkan wajah mereka sudah ada memar akibat pukulan-pukulan yang mereka layangkan. Entah harus sedih atau senang, tidak banyak orang yang melihat karena kami memang berada di balik mobil. Aku yang sudah tidak tahan dengan pertarungan mereka akhirnya memutuskan untuk memisahkan mereka dan menempatkan diriku tepat di antara mereka. "Kubilang hentikan!!" kataku merentangkan tanganku ke wajah mereka masing-masing. ----- Target mereka mulai berani menampakkan wajahnya secara langsung. Tapi untuk menangkapnya, mereka harus berurusan dengan pihak lain yang terhubung dengan tersangka mereka itu. Cerita ini hanyalah fiktif belaka. Kesamaan latar tempat, waktu, karakter, serta nama tokoh hanya kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan untuk dramatisasi penulisan cerita. Selamat membaca!

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti