LUOHUA | 1740

LUOHUA | 1740

  • WpView
    LECTURES 299
  • WpVote
    Votes 92
  • WpPart
    Chapitres 4
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication dim., avr. 7, 2024
❝bagimu, sang bunga yang telah gugur dimuka bumi. Namun masih kekal dalam keabadian❞ ~•~ Geger Pecinan. Sebuah kejadian gila yang sukses memakan beribu nyawa. Baik langit, air, maupun bumi Pelabuhan Batavia menjadi merah layaknya sebuah darah. Setiap angin yang berhembus, bau amis yang tercium oleh indera. Suara jeritan kesakitan dan ketakutan, sudah menjadi simfoni lagu kelam yang melatar belakangi akhlak manusia yang kala itu lebih buruk dari pada hewan. Ini adalah hari dimana dunia saya betul-betul runtuh. Ditinggalkan sendirian ditengah hiruk pikuk kehidupan yang keji dan penuh tipu muslihat, semua orang munafik. Hei! itu bukanlah hal yang mudah! Adakah diantara kalian yang memikirkan nasib kami yang selamat dari maut? Terkadang saya berfikir untuk menyusul mereka. Berharap bertemu dengan semuanya di nirwana. Tetapi bukan hal yang baik untuk saya mendahului garis takdir. Saat kecil dulu, baba seringkali meminta saya memperlajari sebuah karakter 'toleransi'. Meminta mendalaminya. Memahaminya. Dan dapat melakukannya. Setelah ini, saya mengerti akan hal itu. Hanya saja.. maaf, saya tak dapat melakukannya dengan betul-betul. ~•~ Kisah ini saya persembahkan bagi arwah mereka yang telah tiada, namun masih tetap hidup dalam hati, jiwa, dan ingatan saya. ~LUOHUA | 1740~ ft. JayWon Update: tak menentu latar: Batavia, Hindia-Belanda, 1740 bahasa: baku start: 29 Maret 2024 end: ©copyright by riekamput
Tous Droits Réservés
#304
chinese
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • BLOOMING [END]
  • 2.LAST RAIN [ You're the only one ]✔ Lee Jeno
  • Fading Out Flickers
  • Alamanda (Telah Terbit)
  • Geani's Choice [On Going]
  • Pain of the Slayer
  • EGLANTINE ㅡ'Na Jaemin'
  • Cahaya [COMPLETED]

"For the ones who still believe in a magic part of growing up, you were made to bloom." Bagi Gea tinggal sendirian di Bandung bukanlah hal sulit, lagi pula hidupnya memang sudah berantakan sejak hari dimana peti mati sang ibunda menyatu dengan bumi. Baru ia menata kembali potongan hatinya, sebuah fakta tentang kesalahan ayahnya yang membawa jiwa tidak berdosa lain hadir ke bumi seolah kembali menariknya dalam kubangan lumpur. Ironisnya, dia menipu semua orang dengan bertingkah bahwa semua bukan apa-apa baginya ketika kenyataannya duka tidak berujung itu selalu menghantuinya. Tersenyum dan menebar kebahagiaan adalah caranya berkamuflase untuk bertahan hidup. Sayangnya, Areksa terlalu pandai dalam menilai seseorang. Bukannya berhenti dan memilih mundur kala temannya lebih dulu mengincar Gea sebagai target permainannya, Areksa terus maju memperjuangkan gadis itu. Alasannya hanya satu, Areksa terlanjur melihatnya tersenyum dan menangis dalam satu waktu bersamaan. Kata orang, dia hanya ingin menjadi sosok pahlawan bagi Gea. Tapi bagaimana jika sejak awal bukan itu tujuan Areksa? This book is for you, tentang sebuah perjalanan cinta, arti penting keluarga, dan hangatnya sebuah simpul persahabatan. started: 24 April, 2024 finished: 08 February, 2025 copyright©: flourvelvet

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu