My Hardest Goodbye

My Hardest Goodbye

  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Dec 6, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Di bulan Agustus ini Nadhila kehilangan Ghazee. Di bulan Agustus ini cerita Nadhila dan Ghazee selesai tanpa pernah ada kata mulai. Di bulan Agustus ini sampai selamanya Nadhila engga pernah bisa ketemu Ghazee lagi setiap lagi ketika Nadhila mau masuk kelas, gadis itu selalu melihat Ghazee di bangku menunggu temanya datang. Sudah tiga kali bulan Agustus mengecewakannya. Memisahkan antara Nadhila dengan Ghazee "Ghazee terimakasih sudah membuat hari hari aku penuh warna di tengah aku sudah bosan dengan tugas sekolah, kamu juga yang membuat aku semangat pergi kesekolah." Nadhila tau tidak ada orang yang menginginkan perpisahan, termasuk dirinya tapi semua memang sudah hukum alam jika Nadhila siap jatuh cinta dengan temanya itu artinya dia harus siap menerima perpisahan. "Untukmu sosok laki laki dengan sejuta kejahilan, bagaimanapun kamu, kamu tetap melengenda di ceritaku"
All Rights Reserved
#42
boyfie
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Your Are Only Mine
  • Finding Daddy (END)
  • I Never Loved My Ex [End]
  • -LANDA-
  • KITA DAN SEMESTA
  • Lembayung Terakhir
  • Morgan Story
  • Nazia
  • Ketos Vs Adek Kelas
  • Cool Senior [SUDAH TERBIT]

"mau kamu menjerit, meminta atau bahkan memohon sekalipun tidak akan pernah aku lepaskan, kamu milikku, dan sampai kapanpun kamu hanya akan selalu menjadi milikku, sayang" ucap seorang pria sambil tersenyum dihadapan gadis yang terus menangis. "aku mohon lepaskan aku.. ini salah.. bukan seperti ini caranya.. kamu terlalu berlebihan.. aku mohon.. aku takut.." ucapnya yang terus menerus menangis dihadapan pria yang bahkan tidak memperdulikan ucapan gadis tersebut. "aku ingat disaat terakhir kali sebelum kita berpisah kau juga mengatakan hal yang sama" pria tersebut kemudian berjalan pergi hendak meninggalkan ruangan tersebut. "tunggu, terakhir kali sebelum berpisah? apa kita pernah bertemu sebelumnya?" gadis tersebut berhenti menangis dan mencoba mengingat kembali tentang pria tersebut namun gadis tersebut tidak bisa mengingat soal pria tersebut sama sekali, dia yakin bahwa mereka baru bertemu beberapa bulan yang lalu dan dia tidak pernah mengucapkan bahwa dia takut dengan pria tersebut, tidak sebelum kejadian beberapa minggu ini. "pikirkan saja jawaban itu sendiri, kau pasti bisa mengingatnya" pria itu kembali berjalan dan meninggalkan ruangan tersebut kemudian terhenti dan berbalik "itu pun kalau kau masih mengingat diriku" pria itu kemudian menutup pintu ruangan tersebut dan pergi ke suatu tempat, ketempat dimana semuanya berawal. © Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang

More details
WpActionLinkContent Guidelines