Story cover for LARA DINDING DURGA by IzamGhulam
LARA DINDING DURGA
  • WpView
    Reads 57
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 57
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 3
Ongoing, First published Dec 05, 2023
Pernahkah kamu mendengar kisah seram tentang dunia perhotelan?, masa lalu lahan bangunan, Pembangunan penuh intrik, atau kejadian nahas yang berusaha ditutupi pihak hotel? Taman Durga Indah adalah salah satu yang paling banyak diperbincangkan masyarakat Bandung di kisaran tahun 1980-an.

Berdiri di tengah hiruk pikuk perkotaan, dengan kemegahannya, mungkin sedikit menutupi jerit lara para roh penunggu hingga akhirnya tak tampak oleh mata mereka yang awam. Dinding- dinding Durga menyaksikan ketragisan dan rahasia apapun yang terjadi antar kaum konglomerat atau bahkan politikus pada saat itu. Ada banyak kepedihan yang belum terungkap dari keindahan Durga.
All Rights Reserved
Sign up to add LARA DINDING DURGA to your library and receive updates
or
#332seram
Content Guidelines
You may also like
Dark Tales From Deep In The KEBUN DJENGKOL (TAMAT) by Chillbanana313
9 parts Complete
(BASED ON TRUE EVENT) **** Ini adalah kisahku saat mengikuti perkemahan PMR Regional provinsi. Dimana lokasi yang ditempati merupakan tempat pembantaian terbesar PKI dimasanya. Kisah kelam korban di masa lalu membentuk entitas kengerian ditempat itu. Sosok-sosok yang masih tak terima saat dibantai karena ketidakadilan memenuhi lokasi area bekas Belanda tersebut. Disini mereka menanti. "Kebun Djengkol". **** BRAKKK... Tiba-tiba pintu itu menutup dengan sendirinya. Spontan aku yang kaget langsung berlari menjauhi. Ketika melewati tembok jalan keluar bilik kamar mandi, aku tak sengaja menabrak seseorang. "Cuk!!!" Awalnya pemuda itu sempat marah, namun ekspresinya berubah saat melihat wajahku yang sudah pucat pasi. Aku pun bengong sepersekian detik. Bukan, bukan karena terpesona melihat wajah orang tampan layaknya adegan film-film romantis remaja. Namun aku berusaha menenangkan diri dari sisa ketakutan. Pemuda itu menatapku dengan ekspresi yang susah dimengerti. "Kamu nggak apa-apa?" tanyanya kemudian. "Nggak apa-apa. Maaf nggak sengaja nabrak". "Kenapa? Habis liat hantu ya?" "Ah ituu ..." "Kuntilanak ma setan bocahnya masih ngeliatin kamu tuh." Ucapnya santai. Dadaku kembali berdegup kencang sambil mengumpat lirih. Kini aku ganti memandangnya lekat. Dan pemuda itu membalas reaksiku dengan menyipitkan mata. "Apa?" Tanyanya kemudian. "Kamu bisa liat kan 'mereka' kan?" "Liat apa?" Aku sedikit melangkah mendekatkan diri sembari berbisik "Demit" Pemuda itu sempat terbahak. Lalu tiba-tiba menjulurkan sebelah tangannya. "Aku Aji." ****
Warisan Gandari by Jemari_Menari96
19 parts Ongoing
"Tidak semua warisan bisa diwariskan dengan damai. Ada yang harus ditanam. Dalam. Dan dikubur. Tapi apa jadinya jika tanah tempat menguburnya justru menganga kembali?" Setelah bertahun-tahun meninggalkan kampung halamannya di dusun terpencil Sekarputih, Gandari Ayu Prameswari kembali untuk menghadiri pemakaman ibunya, Bu Ranupatma, yang meninggal secara misterius - tergantung di pohon kamboja dengan tubuh dililit kain kafan sobek, seperti bekas ritual gagal. Di mata warga, Bu Ranupatma adalah perempuan aneh. Dituduh membawa kutukan dan menjadi penyebab paceklik berkepanjangan. Tapi bagi Gandari, ibunya adalah sosok penuh rahasia, selalu menyembunyikan hal-hal ganjil yang terjadi di rumah. Kini, setelah kembali, Gandari mulai menyadari bahwa ada yang tak beres di desanya: suara-suara yang memanggil dari sumur tua, bayangan yang menari di balik dinding rumah, dan mimpi-mimpi yang selalu diakhiri dengan suara tangisan dari dalam tanah. Hingga sebuah kebenaran terbuka - Gandari ternyata mewarisi kekuatan gaib yang telah mengalir di darah keluarganya selama ratusan tahun. Ia bukan hanya anak dari Bu Ranupatma, tapi penerus terakhir penjaga gerbang antara dunia manusia dan dunia arwah. Sayangnya, kekuatan itu tidak hanya membangkitkan harapan... tetapi juga membangunkan sesuatu yang sudah lama terkubur - Banyu Abang, entitas jahat yang dulu disegel oleh leluhurnya, kini bangkit perlahan, mengincar tubuh Gandari sebagai wadah baru. Dibantu oleh Mbah Darmi, penjaga tua yang dulu berselisih dengan Bu Ranupatma, dan Tari, sahabat masa kecil yang menyimpan rasa bersalah, Gandari harus menghadapi warisan yang tidak pernah ia minta. Satu demi satu, warga desa menghilang. Malam makin panjang. Gerbang di tengah hutan mulai terbuka. Dan rahasia keluarganya... ternyata bukan tentang penyelamatan. Tapi pengorbanan.
Mencari Cahaya di Bandung [ Written By Casha ] by cashanva
20 parts Complete
SINOPSIS - MENCARI CAHAYA DI BANDUNG "Kadang, untuk menemukan cahaya... seseorang harus terlebih dahulu tersesat di dalam kabut." Cahaya, gadis asal Semarang yang selalu hidup dalam ritme tenang, mendadak harus menghadapi banyak perubahan dalam hidupnya. Ia diterima di ITB, jurusan Arsitektur-kampus impiannya yang berada jauh di utara, di kota Bandung. Beruntungnya, kedua orang tuanya juga berpindah tugas ke kota yang sama. Tapi kenyataan tak semudah impian. Bandung ternyata bukan kota yang langsung ramah. Dingin, asing, dan penuh tekanan, terutama di dunia kampus yang keras dan kompetitif. Cahaya berusaha menemukan tempatnya sendiri di tengah arus tugas dan wajah-wajah baru. Tanpa kacamata dan dengan rambut panjang yang selalu dibiarkan tergerai, ia tampak percaya diri dari luar-namun di dalam, ia terus bertanya: apakah ini benar-benar tempatku? Di sinilah Cahaya perlahan mulai menemukan jawaban. Lewat sore-sore hujan di studio gambar, tawa lembut dari teman-teman seperjuangan, dan kehadiran Mahesa-pemuda diam-diam hangat yang sering muncul di saat-saat paling tidak terduga-Cahaya menemukan makna baru tentang rumah, mimpi, dan jati diri. Mencari Cahaya di Bandung bukan sekadar kisah seorang gadis yang merantau. Ini adalah perjalanan menemukan keberanian untuk menjadi versi terbaik dari diri sendiri... dan mungkin, menemukan cinta yang tumbuh perlahan di antara malam-malam lembur dan langit Bandung yang sendu.
The Nightmare Stories (Completed) by benbenny01
18 parts Complete
Sebuah Antologi (Kumpulan) cerita horror dan thriller yang terdiri dari lima cerita. Kalian akan dibawa larut dalam setiap petualangan yang mencekam pada setiap cerita. 1. Gang (Horor-Misteri) 2. Apartemen (Thriller-Psikopat) 3. Ketika Gelap Tiba (Horor-Thriller) 4. Lukisan Malam (Horor-Thriller) 5. Pabrik Angker (Horor-Misteri) *Gang* Andy Purnomo siswa introvert yang baru saja pindah rumah di sekitar Timur Jakarta. Karena sudah kelas 12 dia sering pulang hingga menjelang maghrib karena harus mengikuti beberapa les dan bimbel agar bisa masuk Universitas favorit. Andy lebih memilih melewati sebuah Gang yang banyak dihindari warga karena keangkerannya. Andy menepis semua berita miring tersebut. Gang itu adalah shortcut menuju rumahnya. Karena sepi Andy lebih menyukainya dibandingkan Gang lain yang cenderung ramai. Pada suatu hari Andy merasakan ada sesuatu yang aneh saat melewati Gang tersebut. Keanehan itu membuat Andy bertanya-tanya. Hingga pada puncaknya Andy menyaksikan sendiri sesuatu yang mengerikan dihadapannya. *Ketika Gelap Tiba* Sekelompok mahasiswa pecinta alam (Mapala) berniat merayakan tahun baru disebuah hutan yang menyimpan Air Terjun exotis yang jarang sekali dikunjungi oleh para pengunjung. Setelah seharian menyisir hutan perawan itu. Mereka akhirnya menemukannya. Kejadian yang tidak terduga akhirnya menimpa lima mahasiswa tersebut. Mereka telah melakukan kesalahan yang tidak disengaja. Mereka terjebak. Dan sesuatu yang mengerikan menimpa mereka.
You may also like
Slide 1 of 10
Dark Tales From Deep In The KEBUN DJENGKOL (TAMAT) cover
SEMALAM DI LAWANG KRAJAN [complete] cover
Rumah Bercat Putih cover
Terjebak di Pasar Anjaya Bawakaraeng cover
DATULANA cover
Warisan Gandari cover
Mencari Cahaya di Bandung [ Written By Casha ] cover
𝗗𝗨𝗞𝗨�𝗡 𝗣𝗘𝗡𝗚𝗔𝗧𝗜𝗡𝗚𝗔𝗡 cover
Penghuni Asrama cover
The Nightmare Stories (Completed) cover

Dark Tales From Deep In The KEBUN DJENGKOL (TAMAT)

9 parts Complete

(BASED ON TRUE EVENT) **** Ini adalah kisahku saat mengikuti perkemahan PMR Regional provinsi. Dimana lokasi yang ditempati merupakan tempat pembantaian terbesar PKI dimasanya. Kisah kelam korban di masa lalu membentuk entitas kengerian ditempat itu. Sosok-sosok yang masih tak terima saat dibantai karena ketidakadilan memenuhi lokasi area bekas Belanda tersebut. Disini mereka menanti. "Kebun Djengkol". **** BRAKKK... Tiba-tiba pintu itu menutup dengan sendirinya. Spontan aku yang kaget langsung berlari menjauhi. Ketika melewati tembok jalan keluar bilik kamar mandi, aku tak sengaja menabrak seseorang. "Cuk!!!" Awalnya pemuda itu sempat marah, namun ekspresinya berubah saat melihat wajahku yang sudah pucat pasi. Aku pun bengong sepersekian detik. Bukan, bukan karena terpesona melihat wajah orang tampan layaknya adegan film-film romantis remaja. Namun aku berusaha menenangkan diri dari sisa ketakutan. Pemuda itu menatapku dengan ekspresi yang susah dimengerti. "Kamu nggak apa-apa?" tanyanya kemudian. "Nggak apa-apa. Maaf nggak sengaja nabrak". "Kenapa? Habis liat hantu ya?" "Ah ituu ..." "Kuntilanak ma setan bocahnya masih ngeliatin kamu tuh." Ucapnya santai. Dadaku kembali berdegup kencang sambil mengumpat lirih. Kini aku ganti memandangnya lekat. Dan pemuda itu membalas reaksiku dengan menyipitkan mata. "Apa?" Tanyanya kemudian. "Kamu bisa liat kan 'mereka' kan?" "Liat apa?" Aku sedikit melangkah mendekatkan diri sembari berbisik "Demit" Pemuda itu sempat terbahak. Lalu tiba-tiba menjulurkan sebelah tangannya. "Aku Aji." ****