PADA SEMESTA BERIKUTNYA

PADA SEMESTA BERIKUTNYA

  • WpView
    MGA BUMASA 160
  • WpVote
    Mga Boto 55
  • WpPart
    Mga Parte 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Wed, Dec 6, 2023
WpInfo
Fiction
Historical
Sebuah desa kecil nan asri, dimana seorang perempuan berwajah elok menetapkan dirinya. Painem, begitulah orang-orang menyebutnya. Nama indah yang diberikan orang tuanya. Kehidupan Painem berjalan normal seperti kebanyakan orang, awalnya. Namun setelah kepergian ayahnya, kehidupannya berubah total. Ia harus melunasi hutang keluarganya. Karena tak dapat melunasi hutangnya, ia harus bekerja di sebuah Perkebunan Kopi yang ada di Blitar. Namun, hal itu tak hanya merugikan dirinya karena ini menjadi awal pertemuannya dengan dia-- Lelaki Belanda yang bermata sejernih samudra. Painem merasa jatuh hati pada seseorang yang baru ia temui itu. Lantas bagaimana kisah cinta Painem dengan segala rintangan yang akan ia hadapi nantinya? Akankah ia mampu mematahkan perbedaan kasta yang ada?
All Rights Reserved
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • DANADYAKSA
  •  ANATHA
  •  HAZELA
  • transmigrasi gadis pemalas[END]
  • senja diberanda kayu
  • Alamanda (Telah Terbit)
  • Transmigrasi Adella
  • Jaladri
  • Garis Takdir kita

Danadyaksa adalah laki-laki dengan hidup yang sangat sederhana. Cibiran dan hinaan sering didapatkannya dari teman-teman satu sekolahnya terutama perempuan karena menggunakan sepeda motor beat berwarna hitam setiap berangkat sekolah. Orang tuanya meninggal ketika ia masih duduk di bangku SMP, meninggalkan dua orang adik yang harus Aksa hidupi. Menjadi Ayah, Ibu sekaligus kakak di usianya yang begitu belia bukanlah hal yang mudah. Aksa mulai bekerja semenjak orang tuanya meninggal untuk memenuhi kebutuhannya serta kedua adiknya yang masih kecil. Menjadi kuli bangunan, penjaga toko, pelayan restoran dan berbagai pekerjaan serabutan lainnya Aksa lakukan. Aksa pernah berkata: "Nggak papa gue nggak punya masa depan yang terjamin, tapi adek-adek gue harus punya masa depan. Harus jadi orang besar." Aksa tidak pernah memikirkan perihal cinta. Yang ia pikirkan hanyalah adik-adiknya. Bagaimana masa depan adiknya, bagaimana mendidik adiknya dengan baik dan bagaimana adiknya bisa menikmati hidup seperti anak lainnya yang penuh kebahagiaan dari keluarga. Namun, Aksa mulai tertarik dengan cinta semenjak ia mulai mengenal Alsava. Gadis yang dikenalnya sejak insiden Aksa yang tanpa sengaja menginjak kacamata Alsava. Tapi rasanya sangat tidak mungkin untuk memiliki Alsava yang latar belakang ekonominya sangat jauh beda dengan dirinya. Apakah mereka bisa bersama? Mungkin. Atau justru, tidak akan pernah bersama. ** "Sa, gue boleh suka sama lo, nggak?" "Tunggu gue sukses." ** "Gue kalo mau suka sama Alsava juga harus sadar diri. Gue orang nggak punya. Beda sama dia." ***

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman