Melody of Heart

Melody of Heart

  • WpView
    Reads 32
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Feb 11, 2025
Tiada satu butir bicara , hanya mata bertentangan mata , lalu hanyut dalam khayalan cinta. Teruntuk dia yang jauh nun disana , adakah kasih kita akan diterima semesta ? Oh bulan , sinarilah kami apabila malam melabuhkan tirai dan jadilah tatapan terindah dimata. Dan akhirnya , hanya sekuntum senyuman manis yang kian mekar , untuk dia yang sudah bertakhta di dada. ♡---------------------------------------------------♡ "Your eyes talking just enough for me" - Xian Hayes "Eiii , gelinyeeee !" -Amellda Sufiya ------------------------- ♡ ♡ ♡ ------------------------- START :- 071223 END :- STATUS :- OG (SU) ⚠️NO PLAGIAT⚠️ please enjoy this story yang tak seberapa ! - ur luv , qihara
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • GOLDLITE : Love Story ✔
  • Tergantung Sepi.
  • Nyctophile 🌬
  • Qays Al-Furqan
  • 𝐇𝐂│Brother Or Husband? ©️
  • Dear Kayyisa ©️
  • [ C ] | Perfect two : NIRMALA KASIH HANAN (TERBIT)
  • Bidadara Dalam Hati©
  • DANNY : BREAKING DOWN
  • THE ANGEL'S GUARDIAN {✓}

Start : 15 May 2020 End : 25 February 2021 Hani Adlyn. Gadis kecil yang zaman remaja nya tidak seindah orang lain. Pada umur 17 tahun, banyak benda tidak diduga berlaku. Dia juga tidak pasti sama ada masuk kedalam GOLDLITE highschool ini pilihan yang tepat atau tak. Perkenalan dengan ahli Blaze memberinya dunia baru. • Bercakap dengan Tengku Hariz Aryan ni memang menyakitkan hati. "Hey, we're not going home?" soal Hani didalam kereta Hariz. "Home ? Just two of us ? Tak takut ?" soal Hariz sinis. Hani terdiam. - "How sweet." puji Hani "What?" "Waiter tu. Nampak tak tadi dia senyum kat aku. So sweet." Hariz mengerutkan dahi. "Banyak berangan." kutuk Hariz "Hey ! Eeeei. You don't know the feeling when someone sincerly smile at you." "What feel?" "Rasa dihargai !" jawab Hani bersemangat. "Entah entah dia nak ngorat kau. Confident je dia ikhlas." Hani menjulingkan mata keatas. - "Eh perempuan ni. Takde keje lain ke?" tegur Hariz apabila melihat Hani masih menghadap Daniel Hani cebik. "Ade. Kacau Daniel" jawab Hani selamba lalu menongkat dagu menghadap Daniel. • Tetapi, lelaki ini juga yang membuatnya rasa selamat. "Btw, the girl in hoodie, ahli baru?" soal Aiden sinis. Hani semakin berdebar. Hariz memandang Hani. "None of your business." Hariz menarik tangan Hani lalu meninggalkan mereka. "Sejuk gile tangan kau. Nervous apasal?" Hariz mengeratkan pegangannya. "Nothing." Dia melihat tangannya yang erat digenggam Hariz. Hani sembunyi senyum. - Hariz memangku Hani yang cedera itu. "Hani ? Kau okay tak ?" soalnya "Guessed im okay or not." Perli Hani Dengan pantas, tubuh Hani dicempung. - Just close your eyes, act like they're not exist." kata Rayyan Dia nampak apa yang Hani nampak Hani cuba belagak tenang. "Sokay i'm fine." Namun matanya mula berair. "Hani... Your eyes.." Bella memeluk rakannya itu erat. Teresak esak Hani melepaskan derita dihatinya

More details
WpActionLinkContent Guidelines