Pria Cantik

Pria Cantik

  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Dec 7, 2023
Ia membuka matanya dan melihat sekeliling, namun hanya pekat malam yang ia bisa lihat. Suara tangisnya makin memekik telinga, seolah makin lama makin mendekat. Pada saat itu lah terlihat samar-samar sebuah keranjang rotan berwarna coklat tua. Ia menggulungkan celananya dan mendekati keranjang tersebut. Seorang bayi perempuan yang manis menangis dengan sangat keras, tak pikir panjang ia langsung menggendong dan menenangkan bayi tersebut. Namun, tiba-tiba ia mengurungkan niatnya setelah menatap mata bayi tersebut. Tak berkedip ia menatapnya seakan ada sesuatu yang salah. Sekali lagi suara tangis bayi itu memecahkan pikirannya, dan ia pun segera membawanya pulang.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Midwest Princess
  • The Baby I Found (DI PINDAHKAN KE DREAME)
  • Antara Dendam dan Cinta
  • Help Ghost
  • [SEO-KYU] SPICE SEASONING LOVE [REVISI BAB] ✔️
  • 100 Hari Perjalanan👣
  • ...

"Dengarlah, anak-anak Crimson... tentang langit yang dulu bersinar, dan kini menangis darah. Pernah ada masa, jutaan tahun silam, saat sayap terang dan tanduk gelap bertarung di atas awan. Malaikat-pembawa harapan. Iblis-penggenggam kehancuran. Mereka menari di langit, mematahkan bintang-bintang, dan bumi menjadi panggung untuk dendam yang tak selesai. Gunung meledak, laut berubah bara, dan doa-doa jadi abu dalam perang yang tak berakhir. Tak ada pemenang, hanya dunia yang retak. Crimson-namanya lahir dari luka, warna tanahnya pun seperti hati yang pernah dicabik taring neraka. Kini... roh gentayangan mengeluh di lorong-lorong senyap, bayangan berjalan tanpa tubuh, dan sihir-ah, sihir kini lebih mirip kutukan daripada keajaiban. Tapi dengarlah baik-baik, di tengah reruntuhan dan langit yang patah, selalu ada satu cerita kecil yang berani menyalakan nyala- meski api itu kecil dan nakal, ia bisa jadi awal dari sesuatu yang lebih besar..." (Si penyair menutup matanya, tersenyum pelan. Dan angin Crimson kembali berbisik)

More details
WpActionLinkContent Guidelines