Pria Cantik

Pria Cantik

  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Dec 7, 2023
Ia membuka matanya dan melihat sekeliling, namun hanya pekat malam yang ia bisa lihat. Suara tangisnya makin memekik telinga, seolah makin lama makin mendekat. Pada saat itu lah terlihat samar-samar sebuah keranjang rotan berwarna coklat tua. Ia menggulungkan celananya dan mendekati keranjang tersebut. Seorang bayi perempuan yang manis menangis dengan sangat keras, tak pikir panjang ia langsung menggendong dan menenangkan bayi tersebut. Namun, tiba-tiba ia mengurungkan niatnya setelah menatap mata bayi tersebut. Tak berkedip ia menatapnya seakan ada sesuatu yang salah. Sekali lagi suara tangis bayi itu memecahkan pikirannya, dan ia pun segera membawanya pulang.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TIME will TELL {On Going}
  • The Silence That Shaped Me
  • The Baby I Found (DI PINDAHKAN KE DREAME)
  • Sin-yuka Imperio
  • Ecosillia
  • Black Xmas {SoraMafu} [AtR Story]
  • [SEO-KYU] SPICE SEASONING LOVE [REVISI BAB] ✔️
  • ...

"Selamat Tinggal." Itulah ucapan terakhir yang ia dengar sebelum sebuah benda pipih dan tajam menikam jantungnya. Mata berwarna jingga layaknya api yang berkobar itu menatap kearah sang pelaku yang menatapnya dengan tatapan kosong. "Sialan kau...seandainya saja...kau tidak pernah dilahirkan dan fakta bahwa kau adalah adikku..." "Kiamat ini tidak akan pernah terjadi." Pedang yang ada di tubuhnya ditarik keluar membuatnya tersungkur di lumpur yang sudah digenangi oleh darahnya sendiri. Melihat bahwa lawannya sudah lumpuh si 'adik' itu pun pergi meninggalkan si 'kakak' menghembuskan napasnya untuk terakhir kalinya. ■□■□■□■□ Mata jingga itu terbuka lagi, kini di depannya ada sebuah jam besar yang jarum jamnya tidak berdetak sama sekali. "Apa yang akan kau pilih, nak? Menyerah dan mati disini atau mengulang kembali waktu yang telah kau sia-siakan?" "Kembalikan aku agar aku bisa menebus kesalahanku yang dulu." "Senang mendengarnya~" □■□■□■□■ Apakah anak itu bisa melakukan perjalanannya? Rintangan apa yang akan ia lalui selama melakukannya? Hanya waktu yang akan menjelaskannya nanti. ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||| Karakter di cerita ini milik @Monsta. Dan video+gambar yang aku cantum bukan milikku. Aku hanya meminjamnya. Maaf jika ada kesalahan kata atau kekurangan. Silahkan berikan kritik dan saran untuk membantu meningkatkan kualitas novel ini. ♡Selamat Membaca♡

More details
WpActionLinkContent Guidelines