Kalih welas

Kalih welas

  • WpView
    reads 492
  • WpVote
    Stemmen 248
  • WpPart
    Delen 25
WpMetadataReadLopende
WpMetadataNoticeLaatst gepubliceerd woe, jan. 24, 2024
WpInfo
Fictie
Horror
Kami sekeluarga berduka atas kehilangan putri bungsu kami, Nala Nareswari Nawangkubimo. Tidak ada yang lebih kejam daripada perpisahan yang bukan direncakan oleh makhluk gaib yang kamu anggap sebagai pencipta semesta. Di dunia ini, kita diciptakan dengan tujuan untuk hidup dan bahagia sampai mati, jangan sia-siakan hidupmu dengan akhiran yang tak sampai pada kata 'akhir', pada dasarnya aku tidak tau mengapa ibu juga memilih untuk mengikuti jalan buruk tersebut, tetapi yang pasti beliau masih hidup di masa lalunya disaat Nala masih menjadi anaknya, temannya, sahabatnya. Aku minta maaf karena semuanya tak akan kunjung selesai, kita akan tetap berada di ambang keresahan tentang kejelasan dan akhir dari semua perjanjian bodoh ini. Aku berharap kamu tetap menjadi cahaya dimanapun kau berada Nala, meskipun disana akan dingin, pedih, dan tidak ada ice cream kesukaanmu. Tetapi, peganglah janjiku bahwa kamu akan selalu mengingat kami disini, wajarkanlah perasaan kami jika terkadang tidak iklhas atas kenyataan yang ada. Anggaplah kami semua tetap menjadi keluarga kecilmu meskipun kita berakhir dengan cara yang berbeda dan aku benci cara tersebut. Kami akan selalu mengenangmu Nala, jangan lupa bawa mama dalam pelukanmu. Mama terlalu sayang pada dirimu Na, kalian tenang di alam sana. Aku tahu kalian tidak bahagia, tetapi aku berharap semuanya baik-baik disana Papa, Cakra, Gian.
Alle rechten voorbehouden
#476
teorikatapublishing
WpChevronRight
Word lid van de grootste verhalengemeenschapOntvang persoonlijke verhaal aanbevelingen, sla je favorieten op in je bibliotheek en geef commentaar en stem om je gemeenschap te laten groeien.
Illustration

Je bent misschien ook geïnteresseerd in

  • Apa Itu rumah (SUDAH TERBIT)
  • Rembulan Laut [TERBIT]
  • ALVIN (On Going)
  • Sebelum Tidur | end Season 1 |
  • DEAR BROTHER || [ Revisi ]
  • ANDAI AKU PUNYA KESEMPATAN LAGI (TAMAT)
  • Laskar Pemimpi || NCT Dream (on going)
  • Sebuah Kata yang Tertulis [TERBIT]
  • RAESHA (Revisi)

Ternyata rumah bukan tempat ataupun siapa yang membuat kitanya nyaman. Kenyatannya mereka akan hilang jika sudah waktunya tiba. Berharap atau menggantung sesuatu kepada mahluk yang katanya hanya sementara hanya membuat suatu harapan yang berakhir kekecewaan. Aku sadar tidak semua orang memiliki rumah, mereka hanya bisa berputar mengelilingi dirinya sendiri. Menyemangatinya sendiri, menasehatinya sendiri, bahkan menangisi dirinya sendiri. Terkesan menyedihkan tapi itu lebih baik dari pada harus berharap pada sesuatu yang katanya sementara. -Sienna Azzura Taqiyyah _______________________________________________________ Copyright adrsma.

Meer details
WpActionLinkInhoudsrichtlijnen