Hujan yang Bersaksi

Hujan yang Bersaksi

  • WpView
    LECTURAS 172
  • WpVote
    Votos 52
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, mar 10, 2024
[Follow dulu sebelum baca!!] "Aku menginginkan anak laki-laki agar menjadi penerusku bukan anak perempuan, Lita." Gadis cantik yang memiliki warna rambut pirang itu tengah berkeringat, sesak mengatur nafas yang memburu. Dialog yang ia temukan dimimpi malam itu tak pernah hilang dari benaknya. -----------------
Todos los derechos reservados
#387
anakpertama
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Jika Nanti Aku Kembali
  • Tentang Seseorang
  • Reynal; Dribble of Destiny √ [Terbit]
  • Diving into You
  • Kronik Damas
  • Cinta untuk Vanea
  • Rembulan Dan Seisinya
  • GRIZLEN {On Going}
  • Episode Dayan
  • Jangan ingin jadi aku

"Aku tidak pernah tahu, alasan apa yang benar-benar membuat seseorang memutuskan untuk pergi. Dan aku memang tidak mau mencampurinya. Tapi aku belajar suatu hal. Apapun alasannya, pergi ataupun kembali tetap menyisakan perpisahan dalam hati." -Aca- "Makasih Dai udah ngasih pembelajaran penting dan nolongin aku di novel bayangan. Maaf karena aku udah lancang ketemu sama ayah kamu. Aku harap suatu hari nanti kamu mau menerima ayah kandung kamu. Makasih udah jadi putri dari sahabat ayahku. Makasih udah mau bertahan dengan sikapku. Kini akhirnya kita bisa kembali ke dunia nyata. Meski aku udah nggak punya ayah-ibu lagi, setidaknya aku masih bisa punya ayah kamu, yang sekarang jadi tempat curhat aku meski dalam tahanan. Semoga suatu hari nanti kamu bisa ngerti perasaan aku yang sebenarnya." -Andrian Wicaksana- "Makasih An, karena kamu udah buat aku ngerubah pandanganku terhadap ayah kandungku. Tapi maaf , karena sampai saat ini aku masih berusaha buat nerima ayahku sendiri. Suatu saat nanti jika aku udah siap, orang kedua yang aku ajak adalah kamu. Kenapa? Karena orang pertama yang aku ajak adalah diri aku sendiri. Semoga kedepannya hubungan ini bukan hanya sekedar ikatan bohongan." -Daika-

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido