Luka Di Balik Senyum

Luka Di Balik Senyum

  • WpView
    LECTURAS 4
  • WpVote
    Votos 2
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, dic 9, 2023
Zirasha Rahma, Seorang muslimah yang cantik dan ramah ini selalu memancarkan senyum dan kebahagiaan dari nya. Seolah olah tak ada masalah dari nya, padahal di balik kebahagian nya dan senyum manis nya ia menyimpan berjuta luka disana. "Ya Allah, hamba yakin bahwa semua yang engkau berikan kepadaku pasti itu yang terbaik" lirih nya dalam sujud terakhir di setiap sholat nya. Asha tak pernah menyerah melewati ujian serta rintangan yang ada. Hingga akhirnya ia terjebak di suatu keraguan yang dapat menimbulkan banyak hati yang terluka.
Todos los derechos reservados
#42
romanceislam
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Senja Bersamamu | √
  • Takdir untuk Zura[on going]
  • Bercerita dalam Hampa
  • Inilah Hidupku
  • AZALEA
  • Imam dari Sepertiga Malam
  • Ingkar 🌿|| Ending
  • Azzam [Republish]
  • [END] Hijrah Cinta Annisatus Shalehah
  • Untuk Senjaku

HR #1 in Spiritual -Ambil yang baiknya dan buang yang buruknya- ---- "Aku tidak pernah tahu alasanmu memilihku untuk menemanimu,menjadi kekasihmu. Entah karena cinta atau hal lainnya. Yang ku tahu adalah kini kau adalah suamiku,imamku,pria shalih yang Allah hendaki untuk bersanding denganku. Aku bukanlah wanita yang sempurna namun izinkan aku mencintaimu seperti Fatimah Azzahra yang mencintai Ali bin Abi Thalib" -Aluna Ayunia Mayangsari- "Aku mencintaimu,istriku,bidadariku. Aku memilihmu bukan hanya semata-mata untuk cinta namun aku melihat agamamu,baktimu kepada orang tuamu,taatmu pada Tuhanmu. Aku memilihmu untuk menemani siang dan malamku,senang dan terpurukku,menghadap kepada Allah bersama,dan InshaAllah ke jannahNya bersama. Semoga Allah senantiasa terus meridhoi kita. Terima kasih telah bersedia menerimaku" -Devano Arkana Hendrawan-

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido