Family Story
  • WpView
    Reads 508
  • WpVote
    Votes 261
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Oct 11, 2024
Ditakdirkan mempunyai keluarga yang sangat lengkap dan bahagia merupakan salah satu impian bagi setiap anak di muka bumi. Sama hal nya dengan Adam, Ira, dan juga Kafka. Mereka terlahir dari keluarga yang sangat harmonis dan bahagia. Tetapi, semua itu berubah saat memasuki tahun 2015. Pada tahun ini, keluarga mereka sudah tak se-harmonis dan bahagia dulu. Kedua orang tua mereka sering sekali bertengkar. Puncaknya pada saat pertengahan 2016. Dimana ibu mereka memutuskan pergi dengan membawa Kafka. Bagaimana dengan ira dan adam menghadapi ini semua? Akankah mereka bisa melewatinya? ____________________________________________ "Ibu.. Abang mohon jangan tinggalin kita. Kita masih butuh ibu" ~ Adam Ashraf Zuhair ~
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cermin TAK Sama
  • Broken Home(Rumah Untuk Keela) TAMAT
  • AIRA [On Going]
  • MAYARA (TAMAT)
  • Kembar Berbeda || Haechan [TERBIT]
  • Adek Abang || END
  • Shattered Soul
  • BENANG MERAH
  • 𝙓𝘼𝘾𝙄𝙀𝙍𝙔𝘼
  • Gadis Kecil Ayah [SUDAH TERBIT]

kehidupanku dengan saudara kembarku tak sama seperti yang kalian bayangkan. Jikalau kalian mendengar kalau saudara kembar itu selalu sama derajatnya, nyatanya itu tidak terjadi dalam kehidupanku. aku tahu Ares sangat pintar dalam hal akademik dan olahraga sehingga Ayah dan Ibu menempatkannya di sekolah bergengsi. Sementara aku yang selalu mendapatkan nilai nol dalalm ujianku dan tidak mahir melakukan apapun, ditempatkan di sekolah yang jauh dari sekolah Ares. Dan tentu saja, sekolah itu adalah tempat semua anak nakal dikumpulkan. Apakah aku bisa bertahan dalam keluarga yang berpura-pura menyayangiku padahal mereka hanya menyayangi Ares dan adik perempuanku Sona? Oh andaikan aku lebih pintar sedikit saja, mereka mungkin tidak akan melupakan jatah makanku tiap hari.

More details
WpActionLinkContent Guidelines