Desahan Lupus

Desahan Lupus

  • WpView
    Reads 1,750
  • WpVote
    Votes 185
  • WpPart
    Parts 45
WpMetadataReadComplete Sun, Jun 22, 2025
WpInfo
Poetry
"Harap makan, dapur mudah merajuk!' "Bukan lagi tentang mengapa, tapi bagaimana." Sapamu mengguyur relungku dari noda senada Mengetuk pintu cakrawala yang masih meroda Duniaku tak hancur, tapi harapan indahku lebur Keringatku tak bercucur, tapi senyum riangku kabur Lisanku tak menganga, tapi hatiku disinggahi luka Air mataku berbunga, tapi masa purnama menggeliat susunan duka Lantas, berdosakah aku menangis? ------------ Merayu Readers 😂: "Lupus itu rumpunnya teka-teki, karena kalau rumpunnya vote komen itu ada di hatinya readers hoki kagem cerita niki." Hoki bersama, yok! 😍
All Rights Reserved
#68
autoimun
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [2] Asa dalam Rasa | ✔
  • Segala Tentangmu ❝
  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • Slow Days (FIN)
  • Not You But Him
  • Rengkuh Rasa, Remuk Raga | ✔
  • SUNSET WITH YOU [REVISI]
  • Maina & Maxim

Highest rank #1 berpuisi (11/06/2022) #1 pecintasastra (10/06/2020) #1 wattpadpoetry (07/06/2020) #1 puisiindonesia (08/06/2022) #3 sajak (08/06/2022) #4 poetry (11/06/2022) #4 sastraindonesia (09/10/2020) #5 syair (08/06/2022) #6 favorit (10/06/2020) #6 asa (14/10/2020) #6 quote (11/06/2022) #6 nonfiction (11/06/2022) #35 puisi (20/11/2020) #80 nonfiksi (11/06/2022) #341 indonesiamembaca (07/10/2024) "Kenapa?" Aku hanya menggeleng. Seketika burung-burung yang terbang, awan yang terseret angin, serta dedaunan yang jatuh seakan berhenti. Kamu tersenyum, "kita." "Kita." Mungkin aku hanya berharap kata itu tidak sekadar menjadi harapan, tapi menjadi kenyataan. Masih. Kisah kita belum berakhir. *** Sekumpulan puisi dan sastra yang lagi-lagi membahas kisah romansa nan klasik. Biarlah kisah kita menjadi ceritanya tersendiri. Sebab dalam romansa kita menemukan rasa. Dan dalam rasa, kita menemukan asa-asa yang mencari peraduannya. Seri Dua dari antologi puisi Rasa dalam Asa ©2020

More details
WpActionLinkContent Guidelines