The Elestren

The Elestren

  • WpView
    Reads 22
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 12, 2025
"KAU PENGHIANAT LANNE!, untuk apa selama ini aku percaya padamu?.." Sembari mengangkat pedangnya kearah Lanne, Arthur melihat dengan tatapan simpati dan marah "!, APA KAU BERSIMPATI KEPADAKU? AKU TIDAK SUKA TATAPAN ITU! ... pertarungan ini tidak akan berakhir sebelum aku menang" "Lanne.. Kau masih menginginkan kemenangan itu? Jauhkan egomu kemenangan hanya bisa dimiliki oleh orang yang kuat" Tatapan Arthur membuat Lanne marah dan murka, tersisa mereka berdua yang bertarung satu sama lain menginginkan kemenangan. '... Lanne, kau tidak mengerti, kau tidak akan bisa mengalahkanku,.... aku mencintaimu Lanne" Melihat Lanne duduk tersender dengan pedang yang tertancap ditanah "Pernyataan sebelum aku mati ya, asal kau tahu aku tidak menyesal mati ditanganmu.. Arthur"
All Rights Reserved
#221
akademi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I Will Change My Destiny
  • I'm Just an Extra
  • [END] Perfect Half
  • You Are My World {BL}
  • Legacy of Velmora Season 1
  • Fourple Of Love
  • Married The Enemy : [END] Rebirth From Hell
  • IN THE blink OF YOUTH [bl]

!WARNING Cover dan Semua gambar yang di ambil berasal dari pinterest. MENGANDUNG KATA-KATA KASAR, UMPATAN, DAN JUGA BEBERAPA ADEGAN 18+ DIHARAP KEBIJAKAN PARA PEMBACA! --- -Karena tidak semua kisah cinta diciptakan untuk berakhir bahagia. Lysandra, sang putri yang dilahirkan bersamaan dengan kematian ibunya, dianggap sebagai pembawa malapetaka dalam istana megah tempat ia tumbuh. Bagaikan diasingkan di rumahnya sendiri-tak pernah benar-benar dianggap ada oleh ayah dan kakaknya, yang menyalahkannya atas hal yang tak pernah ia minta. Dibesarkan dalam bayang-bayang yang dingin, Lysandra hanya memiliki satu harapan sederhana: dicintai. Tiap langkahnya tak pernah disambut; tatapannya tak pernah dibalas. Semua memandangnya sebelah mata, mencibir, dan merendahkan keberadaannya. Namun Lysandra, dalam kepolosan hatinya, memilih untuk memaafkan. Karena ia tahu... dalam naifnya kasih, ia masih berharap-bahwa suatu hari, keluarganya akan melihatnya sebagai manusia. Namun hari itu tak kunjung datang. Justru, pada pesta debut nya-malam yang seharusnya menjadi simbol penerimaan dunia padanya-seorang gadis muncul, mengaku sebagai putri dari sang Kaisar. Di saat itulah takdir menertawakannya secara terang-terangan. Gelar, cinta, bahkan eksistensinya sendiri, seakan eksistensinya dihapus dari halaman takdir. Dan dalam satu malam, dunianya terbalik. "Sungguh cerita yang menyayat hati bukan? namun masalahnya... Mengapa aku kini menjadi dirinya!!?" --- "Setelah semua yang mereka lakukan, kau masih bisa memaafkan mereka?" "Mau bagaimanapun mereka adalah keluarga ku, terlebih, itu semua hanyalah masalalu, Ares." "Kau terlalu naif, terlalu rapuh. Karena itulah, biarkan aku yang melindungi mu." --- "Semoga... di kehidupan berikutnya, kita bisa bertemu lagi. Sebagai dua jiwa yang sama, dalam tubuh yang berbeda. Di dunia yang tak mengenal kata perpisahan..." --- "Bahkan di kehidupan ini juga, aku... tetap kehilangan dirimu, wahai pengantin cahaya ku.

More details
WpActionLinkContent Guidelines