Aku, Luka dan Rasa

Aku, Luka dan Rasa

  • WpView
    OKUNANLAR 607
  • WpVote
    Oylar 43
  • WpPart
    Bölümler 79
WpMetadataReadDevam ediyor
WpMetadataNoticeSon yayınlanan Çar, Eki 22, 2025
Ini cerita pertama, yang mau baca silahkan, tidak juga tidak apa-apa. Tapi sesama manusia tolong hargai, tidak meminta bayaran, tetapi cukup vote. Setidak sebagai rasa terimakasi karena sudah memberi makan bagian halu pembaca, terimakasih 😊 --- Di balik senyum yang ia tunjukkan, tersimpan luka yang tak pernah benar-benar sembuh. Kehilangan ayah, pengkhianatan, dan keluarga yang retak membentuk tembok di hatinya. Pertemuan dengan seseorang membawa hangat yang lama hilang, hingga rahasia masa lalu mengubah segalanya. Antara luka yang belum pulih dan rasa yang tak ingin ia lepaskan, ia harus memilih: bertahan pada masa lalu, atau memberi kesempatan pada masa depan. Dia adalah jiwa yang mencoba menemukan arti pulang-bukan pada tempat, tapi pada seseorang.
Tüm hakları saklıdır
En büyük hikaye anlatıcılığı topluluğuna katılınKişiselleştirilmiş hikaye önerileri alın, favorilerinizi kütüphanenize kaydedin ve topluluğunuzu büyütmek için yorum yapın ve oy verin.
Illustration

Ayrıca sevebilecekleriniz

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Blueprint Pelarian Villain
  • GHAIKA (REVISI)
  • Tsundere Maniak Susu
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • GRAVARENZO
  • Transmigrasi Ziora
  • EVANESCENT
  • I'm Not Just a Figuran
  • The Time

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

Daha fazla bilgi
WpActionLinkİçerik Rehberi