Sulung

Sulung

  • WpView
    Reads 11
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 2, 2024
#JaeYong fanfic: Bagaimana rasanya jadi sosok Sulung keluarga? Mengalah, mengalah, dan mengalah. Berandai untuk menjadi sosok tunggal dalam keluarga kaya, pemikiran biasa yang hadir dalam otak sulung keluarga. Tapi tidak dengan Sulung Lee, ia bahkan rela jika nyawanya menghilang demi kebahagiaan keluarganya. Tulus tanpa beban hati, sosok malaikat tanpa sayap, hidup penuh rintangan, dan puncaknya adalah merelakan hal yang sempat ia ingin miliki. **Cerita ini mengalir dengan waktu, tidak diprediksikan apakah menjadi sad end atau kebalikannya? Atau akan berhenti sebelum akhir?
All Rights Reserved
#367
jaeyong
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DUNIA HAMPA
  • JEBAL [myg]
  • BROTHER (?) ; nct¹²⁷
  • Luka Si Bungsu [HIATUS]
  • CRAZY IN LOVE ; Jaeyong 🔞
  • Determination ✔️
  • my favorit house || enhypen (Slow Update)
  • SULUNG [TERBIT]

Hampa, kata itu menjadi hal yang ada di benaknya setiap kali ia pulang ke "rumah" miliknya. Tak ada niatan baginya, untuk sekedar membuat rumahnya lebih berwarna lagi. Dunianya terasa hampa, setiap kali ia ingin mengeluh. Ia kebingungan, mencari tempat untuk bersandar, dan bercerita tentang hari-harinya yang sulit. "Rumah" miliknya memang selalu berbeda, di sana sunyi. Di sana tidak terasa seperti ada kehidupan sedikit pun, hampa. Bahkan "rumah" yang dikatakan orang-orang sebagai tempat pulang itu, tak sama baginya. "Rumah" yang dianggap sebagai dunia kasih sayang bagi orang-orang, juga tak sama baginya. Semuanya bohong, semua tentang dirinya. Yang katanya menjadi kebanggaan bagi semua orang, tanpa ada kekurangan. Berjuta-juta lara tak pernah absen dari dirinya, seakan-akan seperti tidak ada detik tanpa kebohongan baginya. Sampai kapan, ia harus merasakan semua kesunyian ini? Kapan, kehampaan ini akan usai? Di mana, ia bisa mengekspresikan dirinya, selayaknya remaja pada umumnya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines