I Was the Reason

I Was the Reason

  • WpView
    Reads 1,426,380
  • WpVote
    Votes 70,541
  • WpPart
    Parts 24
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 30, 2025
WpInfo
Fiction
Fantasy
Jiwa Mireya terlempar ke dalam novel berjudul Luck. Sebuah novel yang menceritakan tentang keberuntungan Valerie baik itu mengenai keluarga, pertemanan, cinta tetapi Luck berfokus kisah cinta Valerie bersama Ezekiel sang tokoh utama pria. Hubungan mereka di cintai banyak orang lantaran chemistry yang dibuat selalu mendapatkan feel. Begitu pun dirinya. Namun saat Mireya menjadi bagian dari mereka ia menemukan rahasia yang tidak pernah ditulis.
All Rights Reserved
#891
manipulatif
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aqrea
  • Mysterious Girl - LOVE STORY
  • VIOLET - Kiss The Antagonist!
  • Enchanted Letters
  • Transmigrasi: Tokoh yang Tak Pernah Ada [END]
  • Behind The Smile
  • Eclipsed (Hitam Tidak Sama Dengan Putih)
  • Become a Mother : Antagonist's Happiness
  • you
  • KISAH DI BALIK KESALAHAN
Aqrea

Penikmat Luka yg di Pertemukan 💫 "Makanya Re, Lo jangan hanya berotasi di sekitar Buku sama bias Lo aja, ada gue juga di sekitar Lo" Aqiel tersenyum sambil mengusap Rambut Rea Aqiel Xander Hermes💫 mempunyai luka terdalam yang di gores oleh kedua orang tuanya yang selalu bertengkar dan berselingkuh tanpa memikirkan perasaan anaknya. Tumbuh dengan luka di sekujur Jiwanya. dia terlalu pandai menyembunyikannya dari semua orang, Aqiel di kenal dengan sosok yang ramah dan Humble. dia menyembunyikan sosok dirinya yang amat rapuh dan kusut. Selene Axereia Atalanta 💫 Mempunyai luka yang juga begitu dalam akibat tuntutan kedua orang tuanya yang selalu menuntut Rea untuk menjadi yang pertama. Rea sering mendapatkan kekerasan dari orang tuanya jika dia tidak mendapatkan peringkat Pertama di kelas. Rea tumbuh menjadi anak yang cerdas tetapi tidak pandai dalam bergaul. Hidupnya selalu berotasi dengan Buku dan juga Motivator terfavorit nya. Kedua Anak itu berusaha bertahan dengan luka yang sudah teramat parah, hingga suatu ketika mereka di pertemukan tanpa sengaja dan mulai saling mengobati.

More details
WpActionLinkContent Guidelines