
dia adalah saturn, bukan sekadar planet di kejauhan, tapi jiwa yang tenang dalam kekacauan. kehadirannya adalah orbit yang mengatur semesta dalam diriku-misterius, jauh, tapi selalu membuatku kembali. dia tidak hangat seperti matahari, tapi dinginnya menyembuhkan. dan seperti saturn yang dihiasi cincin, ia menyimpan luka yang tak pernah ia tunjukkan, hanya dijaga dalam diam dan keanggunan. setiap cincinnya adalah kenangan, peristiwa, dan rasa yang pernah memeluknya lalu pergi. dan meski ia tampak tak tersentuh, hatinya dipenuhi kelembutan yang tak banyak orang tahu. dia adalah saturn-bukan untuk digenggam, tapi untuk dikagumi dari kejauhan, dan dicintai dengan cara yang paling sunyi.Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
1 bab