Kalos
  • WpView
    Reads 498
  • WpVote
    Votes 32
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Dec 17, 2023
Andai aku tau, ingin sekali rasanya aku memaksa tubuh lemah ini untuk bangun hari itu, memaksa agar mata ini terbuka dan sesegera mungkin menemukan sosokmu. Andai saat itu aku sempat, mungkin kau akan selamat. Andai saat itu aku lebih berani, mungkin akan ku bawa kau lari untuk diriku sendiri. Andai saat itu aku bisa, mungkin saat ini kita masih bersama, tertawa bahagia. Tapi nyatanya, perpisahan itu sudah di depan mata, 'Andai' hanya sebatas kata-kata, kemustahilan yang serakahnya inginku pinta, memaksa sang penguasa untuk menurunkan sedikit rasa iba, pada hatiku yang mati rasa. -SJ ⚠️karya sendiri! Semua hanya fiksi! Jangan plagiat! CERITA INI HANYA FIKTIF BELAKA. JIKA ADA KESAMAAN NAMA TOKOH, TEMPAT KEJADIAN ATAUPUN CERITA, ITU ADALAH KEBETULAN SEMATA!⚠️
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Love Is Hindered By Time
  • KHALILA AND OTHERS
  • MATSA [ Tamat ] 𝗿𝗲𝗸𝗼𝗺𝗲𝗻𝗱𝗮𝘀𝗶
  • Valcano
  • 0°Celcius [End]
  • Teruntuk Pesawat Kertasku [✓]
  • REYRA🍁 [TERBIT]
  • Paradise
  • Di Antara Cinta Ada Apa? (Completed)
  • STORY KEISHA (TAMAT)

Dilorong sekolah yang suasananya sangat mencekam. Ditambah suara bising-bising angin. Menambah mistisnya sekolah saat itu. "Rin! Ini aku! Pliss jangan sembunyi! Aku mau bicara Rin"Pinta seseorang. Orang tersebut masuk kedalam kelas dan tiba-tiba 'DUMMM' Suara pintu ditutup keras. Pintu kelas tersebut tertutup sendirinya. Orang tersebut masih tenang. "Rin! Aku tau itu kamu! Aku tau kamu pasti mendengarkan aku. Walaupun aku ga bisa liat kamu. Tapi, pliss dengarin penjelasan aku" Orang tersebut berdiri didekat meja guru. Dia melihat seisi kelas dengan seksama. Saat dia menoleh kearah meja guru yang tepat disebelahnya,dia melihat kehadiran gadis yang ia cari. "Mau apa lo!!" "Pliss Rin balik ketubuh kamu. Kamu ga boleh melewati alam lain Rin! Aku tau kamu sakit hati. Aku tau kamu kecewa sama semua orang. Tapi, ga gini caranya Rin! Apa kamu ga mikir bagaimana mamamu udah lahirin kamu didunia. Dan kamu dengan egoisnya pergi dari dunia sebelum ajal kamu. Ingat! Kamu udah ngelangkahin Tuhan"Orang tersebut menjelaskannya dengan penuh kasih sayang. Air mata berhasil jatuh dari sudut mata Arine. Orang tersebut mau sekali mengahapus air mata itu, tapi tidak bisa. Dia sekarang berbeda dunia dengan Arine. Apalah dayanya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines