Rumah Angker: Teror Paranormal yang Mencekam

Rumah Angker: Teror Paranormal yang Mencekam

  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Dec 13, 2023
WpInfo
Fiction
Horror
Di suatu desa terpencil, sebuah rumah angker terkenal sebagai tempat teror paranormal yang mencekam. Malam-malam, suara langkah kaki tanpa wujud terdengar di lorong-lorong gelap, dan bayangan-bayangan tak kasat mata melayang di sekitar ruangan. Saksi mata menggambarkan sentuhan dingin yang merambat di tengkuk mereka, sementara benda-benda bergerak tanpa sebab yang jelas. Kisah-kisah mistis mengelilingi tragedi masa lalu yang menghantui rumah ini, menjadikannya tempat yang menakutkan dan menyimpan misteri gelap yang belum terpecahkan.
All Rights Reserved
#335
trailer
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • HUTAN TERLARANG
  • Misteri Desa Angker(END)
  • TAGIHAN PERJANJIAN LAMA - DESA HAWA TIIS || 97L
  •   DESA TERKUTUK
  • Escape - On Going
  • SEMALAM DI LAWANG KRAJAN [complete]
  • Little Moni: Amarah Hutan Leluhur
  • Mata Si Lala
  • Desa Tanpa Mata [END]
  • Rumah Arwah Pengantin

Di desa terpencil yang dikelilingi pegunungan, terdapat hutan yang disebut sebagai Hutan Terlarang. Konon, siapa pun yang masuk ke sana tak akan pernah kembali dalam keadaan yang sama. Beberapa ditemukan tewas, sebagian lagi kembali dengan pikiran kosong dan tubuh penuh luka misterius. Masyarakat desa percaya bahwa hutan itu dihuni oleh roh-roh jahat, makhluk tak kasat mata yang menunggu untuk menyesatkan para pendatang. Mereka yang pernah tersesat di dalamnya mengatakan bahwa hutan itu memiliki "kehendaknya sendiri"-mengubah jalur, menciptakan ilusi, dan menarik jiwa manusia ke dalam kegelapan. Namun, Raka dan teman-temannya tidak percaya pada takhayul. Mereka ingin membuktikan bahwa semua itu hanyalah cerita rakyat. Mereka memasuki hutan itu di malam hari. Dan mereka tidak siap menghadapi apa yang menanti mereka di dalamnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines