SENJA
  • WpView
    Reads 79
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadComplete Sat, Apr 13, 2024
Senja tidak memiliki cerita, tapi ia punya isyarat. Setiap harinya, Senja dipandang berjuta-juta manusia. Tak jarang mereka mengajaknya berinteraksi dalam gumam, ku akui Senja sangat ideal untuk diajak bercerita. Meski senja lebih jarang terliha, sering pula ia tertutup tebalnya kabut, mendung nya hujan dan dinding bangunan kokoh. Karna itu Senja di satu tempat selalu berbeda dengan dilainya Jikapun aku bertemu tempat yang begitu nyaman, Senja adalah keserasian yang sangat layak untuk bersanding. Jika kau tak faham isyarat itu, maka kini kujelaskan Sebuah bait pertemuan kita. Senja-
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Senja dan Jingga
  • FORGET ME NOT
  • Senja Kaylara [ END ]
  • Cerita di Balik Senja
  • BAD GIRL ( END)
  • LAST ROLE WITH LOVE
  • Lembayung Cinta di Langit Senja
  • Masa Remaja si Penikmat Senja
  • Hues of You
  • Senja & Jingga

Senja itu indah, bukan? Dia terlihat menenangkan, damai, namun apa yg kita tahu lebih dari itu? Mungkin saja dia menyimpan emosi, dan kesedihan di dalamnya? Dan jingga, dia tak akan lepas dari senja. Senja dan Jingga yang ditakdirkan harus tetap bersama, saling melengkapi oleh semesta. Tanpa jingga, tidak akan ada yang namanya senja, dan tanpa senja, jingga pun tidak bermakna. Mereka akan sempurna saat bersama. Namun, ini bukanlah tentang senja berwarna jingga yang berada di atas langit sana--mereka hanyalah seorang kakak-adik yang saling melengkapi. Tentang Jingga--sang kakak yang harus menjadi tulang punggung keluarga, jadi ayah serta ibu untuk adiknya, dan harus tetap kuat disaat jiwa dan raganya sudah lelah. Semua itu hanya demi satu orang--adiknya. Senja. Senja terlahir tidak normal seperti anak-anak lainnya. Dia memiliki gangguan spektrum autisme hingga seringkali Jingga merasa cemas saat harus meninggalkan sang adik. Tak ada kerabat yang peduli, bahkan ayahnya pun lepas tangan, ia jarang sekali pulang. Kalaupun ia pulang, hanya untuk menuntut uang pada Jingga--untuk berjudi dan mabuk-mabukan. Di tengah kerasnya kehidupan Di tengah kejamnya dunia Akankah Jingga menemukan cahaya bersama Senja? Ataukah Jingga dan Senja akan tenggelam, hilang ditelan langit yang gelap?

More details
WpActionLinkContent Guidelines