masih ada waktu?

masih ada waktu?

  • WpView
    Reads 88
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 1, 2024
Bagaimana jadinya jika kita kehilangan seseorang yang sangat kita sayangi? Tentunya menyakitkan. itulah yang dialami Dara seorang gadis berusia 17 tahun yang baru saja kehilangan orang yang menurutnya sangat berharga dalam hidupnya, bagaimana tidak berharga? Orang tersebut adalah saudara tirinya yaitu Riel. Riel merupakan satu satunya keluarga yang Dara miliki setelah kedua orang tuanya pergi meninggalkan Dara untuk selama-lamanya, dan kini Riel juga meninggalkannya. Dara tak tahu harus berbuat apa. -cover by pinterst
All Rights Reserved
#428
mati
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jika esok Tak Pernah Ada
  • Kita Sembuh Bareng?
  • Look at Me, MAMA! ✔
  • To Heal
  • Catatan Kematian Saera (END)
  • REGROUP (MOMMY)
  • hati yang tak pernah di pilih [END]
  • Kemana Ku titip Luka Ku ?

Azela Raulika, seorang gadis yang tampak memiliki segalanya-kecantikan, keluarga, dan masa depan yang cerah-namun di balik itu semua, ia menyimpan luka yang dalam. Hidupnya tak pernah sama sejak kehilangan ibunya, meninggalkan dia bersama ayahnya yang keras dan tak pernah mengerti. Setiap hari, Azela terjebak dalam kesepian yang mengerikan, merasakan beratnya dunia yang terus memandang dirinya sebagai sosok yang tak pernah cukup. "Ayah, kenapa harus aku?" adalah pertanyaan yang selalu terngiang dalam benak Azela, sebuah pertanyaan yang tak pernah terjawab. Ayahnya, yang dulu penuh kasih, kini hanya tampak seperti sosok asing yang lebih suka menambah luka daripada menyembuhkannya. Perlakuan dingin dan kemarahan yang tak terduga membuat Azela merasa dirinya hanyalah beban, bukan anak yang layak mendapatkan cinta dan perhatian. Namun, di balik setiap tamparan dan kata-kata tajam, Azela hanya ingin satu hal: 'dimengerti' , 'dihargai' , dan yang terpenting, "pulang ke pelukan kasih sayang yang telah lama hilang". Tapi, semakin dia mencari, semakin tak ada yang datang. Lelah dengan segala harapan yang pupus, Azela harus bertahan dalam dunia yang terasa semakin sunyi dan tak adil. Apa yang akan terjadi ketika seorang anak merasa tak pernah cukup di mata ayahnya sendiri? Akankah Azela menemukan jalan keluar dari kesunyian ini, atau takdir akan terus membawa luka yang semakin mendalam? #Jangan lupa vote komen dan juga follow, jangan cuma baca aja yaaa readrs..... #Oke langsung masuk je cerita aja ya.....

More details
WpActionLinkContent Guidelines