Love After Rain [ TERBIT ]

Love After Rain [ TERBIT ]

  • WpView
    Reads 1,122
  • WpVote
    Votes 603
  • WpPart
    Parts 27
WpMetadataReadComplete Fri, Apr 5, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
"Zan, aku takut." " Kemari, hujan tak seperti apa yang kamu bayangkan." "Coba sedikit lagi, aku yakin kamu seorang pemberani." Bagi Fizha, hujan adalah sesuatu yang sangat menyeramkan, banyak kejadian yang membuatnya takut dan phobia terhadap rintikan air. Namun setelah kehadiran Farzan, perlahan ketakutannya memudar, butuh proses lama untuk Farzan meyakinkan Fizha bahwa semua akan baik-baik saja. ⚠ Bismillah update setiap hari jam 10.00 Follow akun akuu buat dapat informasi selanjutnyaa..
All Rights Reserved
#84
gadissma
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Diksi Matahari ⛅ (TAMAT)
  • Alena, Si Gadis Hujan
  • The Rain
  • Cinta Neng Zulfa
  • She Pluviophile
  • Four Friends Fisabilillah
  • Keenasyaa (REVISI.)
  • LENTERA KEABADIAN By Rawnaa
  • F A Z Z A (End)

" Dalam upaya ku melupakanmu ternyata gagal, jujur bertemu denganmu kembali bukanlah wishlist lagi dalam hidupku. Kamu memang melukaiku, tapi aku tidak pernah merasa terluka. Mencintaimu mungkin akan bertahan seumur hidupku dan kini aku mulai terbiasa dengan itu. Menanggis bukan lagi sesuatu yang baru, ada banyak trauma dalam hidupku. Tapi jujur aku sangat kecewa, bila ternyata namamu ada dalam daftar itu. Senang bisa melihatmu kembali dalam hubungan kita yang pura - pura lupa. Tapi aku tau satu hal yang kamu tau, bahwa kamu tau aku benar - benar sakit sekarang " ~ Raineiza Danula Nutallu -----------------++++ " Semua sudah jauh berlalu, kapal itu sudah karam Do. Tidak ada satupun nahkoda yang akan mampu mengemudikannya lagi dan tak ada satu pun seseorang yang bisa memperbaikinya. Kapal itu sudah tenggelam terlalu dalam, ia sudah mati bersama dengan gelapnya lautan," " Maaf Za, untuk kesekian kalinya. Tapi apa kamu yakin telah melupakanku. Aku gak percaya Za, kalau emang iya. Coba sekarang kamu tatap mataku," ucapnya. Ia mendekatkan wajahnya ke arahku dan mencoba membuatku menatapnya. Itu membuatku sangat tersiksa dan membuatku seketika menanggis. " Kamu gila," bentakku dan seketika aku mendorong tubuhnya hingga terdorong ke belakang. " Berhenti melakukan hal gila Neddo, aku memang masih cinta sama kamu bahkan tidak kurang sedikit pun sejak dulu dan tiada satu hari pun dalam hidupku tidak ku lakukan untuk tidak berusaha melupakanmu. Jadi menjauh lah dariku, karena meski perasaanku sebesar itu. Aku tidak pernah berharap untuk bisa kembali bersamamu dengan alasan apapun itu," bentakku. Aku yang masih menanggis berjalan menjauh meninggalkannya yang kini masih diam membisu di tempatnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines