(Re)start

(Re)start

  • WpView
    Reads 1,647
  • WpVote
    Votes 165
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 9, 2024
WpInfo
Fanfic
Keinginan Kyuhyun hanya satu, yaitu lulus dari SMA Pajon seperti yang diinginkan ibunya. Mendapat beasiswa penuh dan bisa bersekolah di tempat elit bukanlah cita-cita Kyuhyun. Namun, demi sang ibu, Kyuhyun rela masuk ke sekolah yang lebih terasa seperti arena survival itu. Kyuhyun berusaha bertahan hingga lulus meski harus banting tulang demi memenuhi semua kehidupannya di kota. Akan tetapi, semua usaha keras Kyuhyun itu ternyata sia-sia. Orang yang paling ingin melihatnya lulus dari SMA Pajon tiba-tiba meninggal. Kyuhyun kehilangan arah saat mengetahui sang ibu telah tiada. Namun, sebuah surat yang ditinggalkan sang ibu justru membuatnya masuk ke dalam kehidupan yang lebih sulit dari sebelumnya, surat yang berisi tentang kebenaran yang selama ini ibunya sembunyikan. "Kenapa tersenyum? Bukankah itu sakit? Pipimu membiru." - Kibum. "Selain tersenyum, memangnya aku bisa apa lagi? Selama tangan dan kakiku masih bisa digunakan untuk bekerja, semua ini tak jadi soal. Aku tidak ingin membuat oemma kecewa di atas sana." - Kyuhyun.
All Rights Reserved
#101
chaebol
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Shena Aquella {SELESAI}.
  • Let Me Live
  • Different [Finished]
  • Yellow Daylilies. [COMPLETED]
  • ANTARA KITA DAN CERITA
  • Aku Ingin Bercerita
  • Gomawo Hyung [END]
  • Bumi ; The Hurt
  • Hold Me, Hyung!

•~•~•~•~•~•~•~•~~•~•~•~•~• "Ayah minta tolong ke Shena, pertimbangin permintaan Ayah kemaren." Paham akan maksud arah pembicaraan Zet, Shena masih diam. Menunggu Zet menyelesaikan ucapannya. "Kondisi Zoya semakin sering drop sekarang. Paling nggak kalau ada Zieldra di samping dia, Zoya jadi lebih semangat ngejalanin kehidupannya." "Tolong kabulin permintaan Ayah kali ini Shena, Ayah janji Ayah nggak akan minta apapun ke kamu setelah ini." Tidak seperti biasa Shena merespon permintaan Zet dengan senyum tulus kali ini, tanpa emosi, ataupun ujaran kebencian. "Ayah tenang aja, Shena bakal lepasin Zieldra kok, tapi nanti dulu ya Yah. Tolong kasih Shena waktu sebentar lagi." Raut binar kebahagiaan terlihat jelas diwajah Zet. Dirinya senang Shena mau berbesar hati merelakan orang yang dia sayang untuk Adiknya. "Kamu serius sayang?" "Iya Yah." "Tapi kasih Shena waktu. Shena juga nggak bakal lama disini. Tunggu Bunda ngejemput Shena dulu. Dan saat itu Zieldra bakal jadi milik Zoya sesuai dengan permintaan Ayah." jawab gadis itu tenang, tak lupa senyum tulus dia sunggingkan. ~•~•~•~•~•~•~•~•~• •~•Star 08/07/2022•~• •~•Finish 22/08/2022•~• ~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~• ⚠️follow dulu sebelum baca. ⚠️Murni karya sendiri, mohon maaf jika ada kesamaan nama, tempat, atau jalan cerita. ⚠️Belum revisi. Maaf typo bertebaran •••••RANK••••• # 3 fiksiremaja # 2 fiksiremaja # 1 brother

More details
WpActionLinkContent Guidelines