Regret
  • WpView
    Reads 21
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 28, 2025
masa lalu yang menimbulkan trauma bagi siapapun yang mengalami kejadian tak menyenangkan. memaafkan, ikhlas, lalu berpura-pura untuk terlihat baik-baik saja. "jangan pernah sekalipun lo berani menampakkan diri lo lagi dihadapan gue, bahkan ngeliat lo ada di depan gue sekarang aja rasannya gue gak sudi"naka. "gue tau lo sama kaluna masih kecewa sama keluarga gue, gue yang bahkan saat itu belum tau apa-apa selalu berusaha buat dapet maaf dari lo dan juga keluarga lo, terlebih adek lo. apa semua yang udah gue lakuin ini masih belum cukup buat lo bang?" shaka. "bang, aku udah bisa maafin mereka. aku harap abang juga, shaka gak kayak yang abang pikirin selama ini, plis denger dan percaya sama aku kali ini" kaluna.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dibalik Tawa
  • ZIVANA(ON GOING)√
  • Bukan Kita D.A.N
  • Meeting First Love
  • RANNA
  • OUR STORY (ZLS)
  • Syerli and Her Feeling: A Journey Of Self-discovery
  • My favorite person
  • Good Liar
  • Time Release

Bismillah semoga cerita ku bisa menghibur kalian ya teman-teman. Dan sebelum baca follow dulu ya biar nggak ketinggalan update terbaru dari aku Pertemuan ku ditaman itu membuat teringat akan apa yang pernah ia perbuat pada ku dan ibu ku menjadi kan goresan luka dihati ku akan kata kata yang mereka ucapkan tapi tetap ada rasa terima kasih ku atas apa yang mereka berikan pada ku saat itu. "Pergi kalian dari rumah ku tidak usah kalian injak kan kaki kalian lagi disini kalian sudah tak dianggap lagi"ujar nya pada ku dan ibuku membuat air mata lolos dari pelupuk mata nya membuat hati ku sakit tapi kenapa rasa nya lidah ini kelu untuk menjawab apa yang dikatakan nya Padahal selama ini aku dan ibu ku selalu ada dipihaknya kenapa itu yang ia katakan pada kami Segitu rendah kah harga diri kami bisa dia lakukan seenak nya Kembali..... "Aku takut jika harus mendengar nama itu dan tempat itu lagi membuat ku punya rasa dendam jika harus mendengar nya lagi bahkan bertemu orang orang seperti itu aku sudah tak sanggup lagi mas"ujar ku menangis dalam pelukan hingga baju nya basah karena berapa banyak air mata yang ku keluar kan. "Menangis lah sebanyak kamu mau dek,mas akan disini bersama mu agar kamu tidak takut lagi "ujar nya masih memeluk ku

More details
WpActionLinkContent Guidelines