The Demon I Cling To

The Demon I Cling To

  • WpView
    LECTURES 234,591
  • WpVote
    Votes 11,454
  • WpPart
    Chapitres 51
WpMetadataReadContenu pour adultesEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication dim., avr. 6, 2025
Seingat Ivanna, Bagus adalah pria yang bernasib sama dengannya dan penampilan pria itu dibawah rata-rata. Bukannya Ivanna bilang Bagus jelek, ia tampan! Sungguh! Wajahnya penuh ketegasan dan tatapannya menusuk. Hanya saja, pria itu tidak bisa berpenampilan menarik yang menutupi seluruh keunggulan yang pria itu punya. Tapi kini!? Hanya dalam dua bulan, terdapat banyak perubuhan signifikan dari Bagus. Mulai dari potongan rambut, cara berpakaian, hingga tubuh pria itu yang semakin ... rawr, ingin dijamah! Ivanna yakin yang ini tidak akan bisa berpaling darinya! Kali ini Ivanna akan lebih bertekad untuk mendapatkan Bagus dan merasakan pria itu. Ups, Ivanna melakukannya lagi!
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Black Side Bianca 18++
  • Bertaut Rasa (Gratis)
  • Nobody's Business [✓]
  • SESAK(END)
  • Double Take [END]
  • Let Me Closer (Completed)
  • I Want You : Gay Dan Janda
  • #5 Reasons Why I Love You - END

Kerasnya kehidupan kota seperti tidak memberikan pilihan pada seorang gadis bernama Bianca N Illeana untuk dapat bertahan seorang diri. Workaholic ini merasa bahwa seorang perempuan tidak membutuhkan laki2 dalam kehidupannya. Keberadaan Sellen, sahabat sekaligus patner kerjanya benar-benar sangat membantu. Sayang, kali ini dia salah memilih bala bantuan. Adalah Abbias Van Damaresh. Laki2 blasteran Spanyol yang kemudian menjadi pemicu sisi lain dari seorang Bianca. *** "Siapa kamu!" Tanya Bianca tersadar. "Apa masih penting. Bukankah kita sudah menghabiskan malam bersama" "Aaaaaaaa!" Teriak Bianca frustasi. "Tidak2, ini cuma mimpi" "Kenapa? Menyesal?" "Oh Shit!, Ini bukan mimpi" Umpatnya saat mendapati ada rasa yang aneh dibagian bawahnya. "Apa yang kamu lakukan. Ah ya Tuhan!" Dia memohon, semoga ini hanya perasannya saja. "Kamu menggodaku. Apa dayaku" "Astagaaa... Pasti aku mabuk. Ah, ck aaahhh!" Bianca segera bangkit dan mencari pakaiannya lalu mengenakannya. "Kenapa kamu minum jika tidak terbiasa?" "Diam. Ah sial" dia terus mengomel. "Kamu tidak memintaku tanggung jawab" tanyanya lagi. "Jangan bilang kamu?" Tanya Bianca terpaku. Dan tidak perlu dijawab saat mata lelaki itu mengarahkan matanya pada noda merah di ranjang putih hotel. "Sial! Oh Mike, maafkan aku" lemahnya merasa bersalah. "Maaf, aku tidak bisa menahan diri, kau terlalu banyak menggodaku" "Diam kau Sialan. Lupakan semua ini. Ingat. Jangan cari aku. Sial sial siallll!" Kesal Bianca lalu keluar. "Wanita aneh" *** Mohon maaf ya readers Explicit scene sudah unpublish. Jdi silahkan berimajinasi masing2. 😁 Warning!!! Typo bertebaran, Minta maaf dulu sebelum tertangkap basah ? Harap maklum ? Masih pemula belajar nulis. Murni imajinasi, so saling menghargai dan no copy yak guys.... Bagaimana cara kita menghargai orng lain adalah brntuk kita menghargai diri sendiri. ?? --------------------0000000--------------------

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu