HARI HARI MENENTUKAN

HARI HARI MENENTUKAN

  • WpView
    Reads 48
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 15, 2023
HARI-HARI MENENTUKAN merupakan sebuah catatan perjalanan. Melihat dan memahami politik dengan kacamata yang lain. Ditulis oleh seorang politisi sekaligus pengusaha asal Anyer, yang saat ini juga tengah mencalonkan diri sebagai Caleg DPRD Kabupaten Serang Dapil 4. Dalam catatan kecil ini, kita akan diajak melek terhadap soal-soal dan praktik politik yang sebenarnya di akar rumput. Selamat membaca, semoga menyenangkan HIDAYATULLAH SE 15 DESEMBER 2023
All Rights Reserved
#130
seni
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tiga Belas Misi ✔️
  • PERANTARA SURGAKU [END]
  • Loreng & Putih [SUDAH TERBIT]
  • Senandung-Surga
  • Menahan Untuk Bertahan
  • Para Aktor di Jagat Kasar
  • Mas Santri, I Love U [TELAH TERBIT]
  • Cikrak Cikruk [on Going]
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • ADARADEWA2 [END]

"Kalau kamu benci dengan perpisahan, berarti kamu tidak punya hak untuk mengasihi pertemuan." "Kenapa gitu, Kak?" "Perpisahan ada karena eksistensi dari pertemuan. Jadi, bukankah kamu seharusnya membenci apa yang bisa membuat perpisahan itu muncul?" ••••• Mentari kira, jalan salah yang ia ambil adalah jalan yang terbaik. Jalan yang mungkin bisa membantu dirinya dan ayahnya keluar dari jerat kemiskinan. Namun, ternyata jalan itulah yang membuat Mentari dipertemukan pada sosok Bulan. Pemuda berwajah teduh yang dikenal dengan kalimat ajaibnya. "Lakuin sekarang, belum tentu lima menit yang akan datang kamu masih hidup." Tiga Belas Misi Menuju Kebahagiaan. Begitu Mentari menyebutnya. Khusus untuk Bulan, hanya untuk Bulan, pemuda baik yang tak lain adalah kakak tingkat di kampusnya. Namun, hari-hari yang mereka lalui demi menyelesaikan misi itu membuat semesta dengan lancangnya menciptakan perasaan baru di hati Mentari. Perasaan yang tak seharusnya tumbuh, terlebih jika itu tertuju pada Bulan. Apalagi ketika Mentari sadar, bulan lebih indah bersama bintang, bukan matahari. Ketika hati Mentari kian terluka dengan rasa yang tak mungkin terbalas, semesta justru menambah luka dengan rentetan kisah masa lalu yang terpaksa harus direka ulang. Lalu, kapan sekiranya semesta akan memberi tanggal yang tepat untuk kebahagiaan Mentari? ⚠️Mengandung kata kasar dan hal-hal berbau perundungan. Do not copy my story! Amazing cover by Dhiya Moon Started : 20 Agustus 2022 Finished : 08 Januari 2023

More details
WpActionLinkContent Guidelines