NAZRES

NAZRES

  • WpView
    Reads 44
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 18, 2024
"Papa, Zera ngak suka dilindungi laki-laki lain kecuali papa yang lindungi Zera!" "Zera, papa ngak bisa selamanya berada di dekat kamu! Coba dengerin papa sekali ini aja ?" **** Dia Nazeera. Gadis manja sekaligus anak tunggal dari keluarganya. Seorang ahli perang besar di dalam sebuah perkumpulan Wanita the Gang Flowers. Yang ternyata dilimpahkan dari segi kebaikan yang tiada Tara. Dimanjakan seperti seorang anak pada umumnya. Satu-satunya pemegang tahta keluarga. Harapan terakhir yang sangat dipentingkan dalam kekuasaan harta. Yang harus membelokkan jalan kehidupan dari permintaan sang ayah yang telah tiada. Membenci dan tidak menyukai keluarga Wijaya. Karena Putra pertama mereka akan berjanji menjaga dirinya. Tidak! Seorang Nazeera tidak akan pernah ingin dilindungi seorang laki-laki manapun itu! Sebab Nazeera bukan gadis lemah yang selalu ia perlihatkan di mata keluarga. Soal putra pertama Keluarga Wijaya seorang CEO Muda yang menjadikan sang ayah memilih laki-laki itu untuk mendampingi seorang putri seumur hidupnya. Yaitu RESKI ADINGGA WIJAYA. Yang harus menerima kenyataan dari siklus kehidupan keluarga bermartabat. Publis : 15 Februari 2024
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Arga ; Repihan Rasa TAMAT (sekuel Arga; Pusaran Sesal
  • Sejenak Luka
  • WAITING YOU  [ Hiatus ]
  • The Chosen Soul | Transmigrasi Boy
  • EPIPHANY
  • Paradise
  • ALZEA (TERBIT)
  • Devil in Your (ANGGARANTA)
  • Shena Aquella {SELESAI}.

Seri kedua Arga ; pusaran sesal Tentang cinta yang salah menyapa, rindu pada yang telah pergi juga dendam yang tak seharusnya tumbuh. Setelah kematian Aksa. Arga menyibukkan diri untuk mengalihkan rasa sakit akibat kehilangan dengan bekerja. Hingga pada satu titik dia kehilangan tujuan hidup kecuali membayar tagihan. Tak disangka dia bertemu lagi dengan ayahnya dan ingin membuktikan rumor yang pernah terjadi pada adiknya. "Ayah apa yang lebih memilih mengurusi anak wanita lain daripada darah daging sendiri? Kamu tak ubahnya lelaki egois yang hanya mementingkan diri sendiri. Aku tak yakin kamu pantas disebut sebagai orang tua." "Aku tak percaya kata-kata itu keluar dari mulut anak lelakiku yang terpelajar." Teringat dengan pesan adiknya untuk segera menikah, seorang wanita yang pernah bertemu saat di rumah sakit menyapanya. "Bukankah di dunia ini tak ada yang sempurna, begitu pula cinta." Kia menoleh ke Arga yang menatap dengan sorot sendu. Walau sudah mengenal hampir beberapa bulan, lelaki di sampingnya adalah sosok diyakini tengah menutupi luka. Dia bisa melihatnya, lewat bola mata, gurauan atau perkataan langsung seperti sekarang. "Cinta itu memang tak sempurna, oleh itu mereka merayakan ketidaksempurnaan sebagai wujud kebahagiaan dalam pernikahan. Karena sejatinya cinta itu saling melengkapi."

More details
WpActionLinkContent Guidelines