DAVEN'S PROMISE

DAVEN'S PROMISE

  • WpView
    MGA BUMASA 581
  • WpVote
    Mga Boto 258
  • WpPart
    Mga Parte 39
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Sun, Sep 21, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Daven Marvelio, laki-laki tampan dan dikenal cerdas disekolahnya. Jatuh cinta pada seorang gadis yang merupakan murid baru di Xafier School, Salwa retanea Queenza. Ketegasannya membuat Daven tertarik mendekatinya meski harus mendapat penolakan berturut-turut. "Gue janji selalu ada disamping lo, Wa." ucapnya Janji-janji Daven dipegang erat oleh Salwa, namun perjalanan dalam menepati janji tersebut tidak berjalanan mulus, banyak jalanan terjal harus mereka hadapi. Akankah Daven menepati janjinya? ataukah janji itu hanya omong kosong saja? .... Senyuman dua orang itu seketika luntur melihat apa yang ada dihadapan mereka. Genggaman erat itu perlahan terlepas, Salwa menoleh menatap lelaki yang masih memandang foto-foto yang terpajang rapi disana. Mata Salwa mulai berkaca-kaca bersamaan dengan Daven yang melepas satu persatu foto beserta surat yang ada disana. "Selamat menikmati bayang-bayang masa lalu kelam mu, Daven sayang," Kalimat terakhir yang tertulis pada selembar kertas tersebut cukup dapat Daven ketahui siapa pelakunya. Daven meremas kertas dan foto itu, ia mendekati Salwa yang telah berlinang air mata. Bahunya bergetar, napasnya terasa sesak melihat pemandangan tak layak dihadapannya.
All Rights Reserved
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • CINTA ITU INDAH YA?
  • Takdir di Antara Kita (Tamat)
  • dimana janji tersebut
  • GRIZLEN {On Going}
  • AKALA ; My heart beats for Miss
  • A Symphony of life
  • LEITHLEACH
  • possessive boyfriend

"Eh Nad," Ziro memanggilnya, suara cerianya penuh semangat. "Lo mau tau nggak persamaan lo sama bokap gue?" Nadira yang sedang sibuk mencatat hanya mengerutkan kening, sedikit terganggu. "Gak tahu, dan gak mau tahu," jawabnya cepat tanpa mengalihkan pandangan dari bukunya. "Naad!" Ziro merengek, mencoba menarik perhatian Nadira. "Iya, iya, gak tahu tuh, apaan tuh persamaannya?" Nadira mengerutkan dahi, tidak sabar dengan pertanyaan Ziro. "Gaada habisnya," jawab Ziro sambil tertawa, dan Nadira hanya bisa mendengus kesal. "Hahaha, bisa aja lo," Nadira tertawa sedikit, meski suaranya terdengar sedikit dipaksakan. Sejak kedatangan Ziro, cowok baru di sekolah, Nadira merasa hidupnya semakin kacau. Mereka berdua memiliki persamaan yang tidak pernah terduga. Mulai dari perseteruan kecil yang penuh ejekan hingga perasaan yang mulai tumbuh di antara mereka. Akankah mereka berakhir seperti yang Nadira harapkan, atau ada sesuatu yang lebih besar yang menanti?

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman